Dosen Universitas BSI Galang Minat Menulis Skenario Islami di Pondok Pesantren

0 172

BSINews, Tangerang – Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) menyelenggarakan workshop penulisan skenario bagi pemula untuk anak-anak di Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Bani Salam di Cipondoh Tangerang. Kegiatan ini diadakan secara tatap muka pada Senin (11/3) dengan tujuan mengembangkan minat menulis skenario dan memberikan inspirasi bagi anak-anak santri.

Baca juga: Pelatihan Mengenal Profesi di Lembaga Jasa Keuangan Untuk Remaja Pada Pelopor Kepedulian Asrama Cerdas Yatim dan Dhuafa

Program Studi Penyiaran dan Hubungan Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Bahasa (FKB) Universitas BSI, menginisiasi kegiatan ini sebagai bagian dari pengabdian masyarakat.

Mike Indarsih, salah satu dosen terlibat sekaligus pembicara dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa tujuan workshop ini adalah untuk merangsang minat menulis anak-anak santri dan mengajak mereka untuk membuat skenario-skenario yang dapat menginspirasi.

“Skenario merupakan panduan utama dalam pembuatan film atau sinetron. Oleh karena itu, penting bagi para pembuat film untuk memahami struktur dan format penulisan skenario agar dapat dipahami oleh semua pihak terkait,” tuturnya.

Melalui workshop ini, diharapkan para santri Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Bani Salam di Cipondoh Tangerang dapat mengembangkan kemampuan mereka dalam menulis cerita pendek yang berkisah tentang nilai-nilai Islam.

“Film dan sinetron adalah bahasa visual. Dalam menulis skenario, kita tidak sedang bercerita kepada penonton, melainkan mempertontonkan adegan demi adegan kepada mereka. Oleh karena itu, penulisan skenario harus memperhatikan aspek visual dan audio untuk memengaruhi emosi penonton,” ungkapnya.

Baca juga: Bantu Tumbuhkan Semangat Kreativitas dan Kewirausahaan, Dosen Universitas BSI Hadirkan Pelatihan Kewirausahaan Kreatif

Diharapkan, kegiatan ini dapat membantu Pondok Pesantren Al-Qur’an Bani Salam untuk mengembangkan kreativitas anak-anak santri dalam menulis skenario cerita Islam.

“Melalui pemahaman yang diberikan, semoga anak-anak dapat lebih giat dalam menulis dan menghasilkan karya-karya yang menginspirasi bagi khalayak,” tandasnya.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.