Edufair SMA & SMK Cinta Kasih Tzu Chi, UBSI Kampus Cengkareng Kenalkan Pilihan Kuliah dan Program Unggulan

0 8

BSINews, Jakarta-Ajang Edufair SMA & SMK Cinta Kasih Tzu Chi menjadi kesempatan bagi siswa dan orangtua untuk mengenal lebih dekat berbagai pilihan pendidikan tinggi. Kegiatan yang berlangsung pada 2 dan 3 Oktober 2026 di Aula SMA & SMK Cinta Kasih Tzu Chi tersebut turut menghadirkan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cengkareng untuk memperkenalkan pilihan program studi, program unggulan, pengembangan talenta digital, serta informasi beasiswa.

Baca juga: UBSI Kenalkan Program Unggulan dan Peluang Karier di Edufair Cinta Kasih Tzu Chi

Kehadiran UBSI dalam Edufair tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan informasi pendidikan tinggi secara lebih dekat kepada siswa, khususnya mereka yang mulai mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan setelah menyelesaikan jenjang SMA dan SMK. Informasi mengenai profil kampus, lingkungan akademik, fasilitas, kegiatan mahasiswa, hingga peluang pengembangan kompetensi menjadi bagian yang diperkenalkan kepada peserta.

Bagi siswa dan orangtua, kegiatan Edufair dapat menjadi ruang untuk memperoleh gambaran mengenai berbagai pilihan perguruan tinggi sebelum menentukan rencana pendidikan selanjutnya. Selain mempertimbangkan program studi, siswa juga dapat mengenali program pengembangan mahasiswa yang berkaitan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

UBSI Kampus Cengkareng Perkenalkan Program Unggulan dan Talenta Digital kepada Siswa

Kepala Kampus UBSI Kampus Cengkareng, Hardiyan, mengatakan kehadiran UBSI dalam Edufair menjadi kesempatan untuk membuka akses informasi pendidikan tinggi secara langsung kepada siswa dan orangtua.

“Edufair menjadi ruang yang baik bagi siswa dan orangtua untuk mendapatkan informasi secara langsung mengenai pilihan perguruan tinggi. UBSI hadir untuk memberikan gambaran mengenai program studi, program unggulan, pengembangan talenta digital, serta berbagai peluang beasiswa yang dapat dimanfaatkan calon mahasiswa,” ujar Hardiyan.

Salah satu informasi yang diperkenalkan UBSI dalam kegiatan tersebut adalah pengembangan talenta digital. Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat kompetensi digital menjadi bagian yang semakin penting dalam pendidikan dan dunia kerja.

Mahasiswa tidak hanya membutuhkan pengetahuan akademik, tetapi juga perlu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Karena itu, pengembangan kompetensi digital menjadi salah satu bagian yang diperkenalkan UBSI kepada calon mahasiswa dalam kegiatan Edufair.

Selain program unggulan, UBSI juga menyampaikan informasi mengenai Beasiswa Talenta Digital dan Beasiswa Juara. Informasi tersebut dapat menjadi referensi bagi siswa dan orangtua dalam mengetahui berbagai peluang dukungan pendidikan tinggi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Bagi siswa kelas akhir, Edufair juga dapat dimanfaatkan untuk mengenali pilihan kampus secara lebih menyeluruh. Mulai dari program studi, fasilitas pembelajaran, kegiatan mahasiswa, pengembangan kompetensi, hingga gambaran peluang karier setelah lulus dapat menjadi pertimbangan dalam mempersiapkan pendidikan lanjutan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya UBSI Kampus Cengkareng dalam mendekatkan informasi perguruan tinggi kepada calon mahasiswa. Melalui interaksi secara langsung, siswa dapat memperoleh penjelasan mengenai dunia perkuliahan sekaligus mengenali kompetensi yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi perkembangan dunia kerja.

Baca juga: Bingung Setelah Lulus SMK? SMKS Barunawati Tawarkan Solusi Cerdas di Job Matching & Edufair!

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan digital, serta kompetensi pendukung lainnya. Keikutsertaan dalam Edufair SMA & SMK Cinta Kasih Tzu Chi menjadi salah satu langkah UBSI dalam memberikan informasi dan wawasan kepada siswa mengenai pilihan pendidikan tinggi serta persiapan menghadapi masa depan di era digital.

“Melalui Edufair ini, kami berharap siswa dan orangtua dapat memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai pendidikan tinggi dan memiliki gambaran mengenai pilihan yang sesuai dengan minat serta rencana masa depan. Kami juga ingin memperkenalkan bahwa pendidikan di era digital perlu diikuti dengan pengembangan kompetensi, pengalaman, dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” kata Hardiyan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.