Bangun Mentalitas Juara Lewat Komunikasi: Inisiatif Inspiratif dari Kampus Digital Kreatif UBSI
BSINews, Bekasi– Dalam acara “Building Strength Through Mental Health & Self Development” di Aula Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sebagai kampus Digital Kreatif kampus Kalimalang pada (20/6), Intan Leliana, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI, menekankan peran krusial komunikasi efektif dalam pengembangan diri.
Bangun Mentalitas Juara Lewat Komunikasi: Inisiatif Inspiratif dari Kampus Digital Kreatif UBSI
Intan menjelaskan bahwa pengembangan diri tak lepas dari kemampuan berkomunikasi yang memadai. Komunikasi bukan sekadar berbicara, tetapi juga mendengarkan secara aktif, memahami perspe
ktif orang lain, dan menyampaikan pikiran serta perasaan secara tepat. “Komunikasi yang baik membuka jalan untuk membangun relasi, meningkatkan rasa percaya diri, dan memperkuat karakter pribadi,” tegasnya.
Paparan Intan dipenuhi contoh nyata dari dunia pendidikan dan profesional, menunjukkan bagaimana individu dengan kemampuan komunikasi yang mumpuni dapat mengatasi tantangan hidup dan mencapai tujuan dengan lebih efektif. Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi intrapersonal, yaitu bagaimana seseorang berdialog dengan diri sendiri untuk merefleksikan pengalaman, mengelola emosi, dan menentukan arah hidup secara jernih.
“Sebelum kamu bisa berkomunikasi dengan dunia luar, kamu harus bisa jujur dan berdamai dengan dirimu sendiri,” pesannya.
Baca Juga:Tips Membangun Mentalitas Wirausaha Bagi Mahasiswa
Sebagai Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI, kampus digital kreatif ini, Intan menambahkan bahwa kurikulum UBSI dirancang untuk mengembangkan soft skill dan critical thinking, termasuk kemampuan presentasi, negosiasi, public speaking, dan pemanfaatan media digital untuk komunikasi yang lebih luas. Melalui keynote speech ini, UBSI kampus Kalimalang kembali menegaskan komitmennya untuk membentuk generasi yang adaptif, tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan mentalitas yang kuat melalui komunikasi yang sehat dan membangun. (Safika Rahman)