FTI UBSI Perkuat Sinergi Akademik, Tekankan Inovasi Kurikulum Berbasis Industri

0 31

BSINews, Purwokerto – Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Purwokerto yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar rapat tindak lanjut strategis secara daring pada Jumat (13/2). Pertemuan daring yang dipimpin oleh Dekan FTI, Rahmat Adi Purnama, ini membahas evaluasi sekaligus perumusan peta jalan pendidikan teknologi yang selaras dengan kebutuhan industri global yang terus berkembang.

FTI UBSI Perkuat Sinergi Akademik

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai respons atas percepatan transformasi digital yang menuntut institusi pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga kompeten dalam implementasi teknologi praktis. Melalui forum ini, FTI UBSI menegaskan komitmennya dalam melakukan penyesuaian kurikulum agar tetap relevan dengan dinamika industri.

Dalam keterangannya, Rahmat Adi Purnama menyampaikan bahwa evaluasi rutin melalui rapat tindak lanjut merupakan instrumen penting untuk menjaga mutu pendidikan. Ia menekankan bahwa kurikulum di bidang teknologi informasi harus terus diperbarui mengikuti perkembangan perangkat, sistem, dan metodologi yang digunakan di dunia kerja.

“Kami berkomitmen memastikan setiap mahasiswa FTI UBSI memiliki daya saing tinggi. Penyesuaian kurikulum dan peningkatan fasilitas laboratorium menjadi prioritas utama dalam pembahasan kali ini,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Purwokerto pada Sabtu (14/2).

Fokus pembaruan kurikulum meliputi penguatan literasi pada sektor Artificial Intelligence (AI), Cyber Security, dan Data Science. Langkah ini sejalan dengan visi UBSI yang berorientasi pada pengembangan talenta digital unggul dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

Selain aspek kurikulum, rapat daring tersebut juga membahas peningkatan kompetensi dosen melalui pembaruan sertifikasi keahlian. Rahmat menilai bahwa dosen dengan kompetensi tersertifikasi akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan profesional.

Baca juga : Perkuat Kurikulum AI dan Keamanan Siber, FTI UBSI Lakukan Studi Banding ke FTEIC ITS

FTI UBSI juga menekankan pentingnya pembentukan etika profesi mahasiswa. Rahmat menambahkan bahwa tantangan di era digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi secara bijak.

Hasil rapat tindak lanjut secara daring ini direncanakan mulai diimplementasikan pada semester mendatang. Melalui langkah konkret tersebut, FTI UBSI optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai fakultas teknologi yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri nasional maupun global. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.