Mahasiswa Sastra Inggris UBSI Hadirkan Smart Play, Ajak Anak Belajar Gotong Royong Lewat Permainan Edukatif

0 19

BSINews, Jakarta – Di tengah semakin tingginya intensitas penggunaan gawai di kalangan anak-anak, upaya menumbuhkan kembali kemampuan bersosialisasi dan semangat gotong royong menjadi perhatian penting. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa Program Studi Sastra Inggris Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Fatmawati menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) bertajuk Smart Play: Belajar Gotong Royong melalui Permainan Edukatif di Gang Regalia 2 RT 06/RW 06, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu (11/6).

Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus edukatif. Mahasiswa menghadirkan berbagai permainan interaktif yang dirancang untuk melatih komunikasi, kerja sama, dan kepedulian sosial anak-anak di lingkungan setempat.

Baca juga: Mahasiswa Sastra Inggris Wajib Tahu! Ini 5 Topik Penelitian yang Kekinian

Berbagai permainan seperti Create Word, Tebak Gerakan, dan Sarung Berantai menjadi media pembelajaran yang mengajak peserta belajar sambil bermain (learning by playing). Melalui aktivitas tersebut, anak-anak didorong untuk saling bekerja sama, berkomunikasi, serta membangun rasa percaya terhadap teman-temannya.

Ketua RT 06/RW 06 Kelurahan Susukan, Suharto, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang positif bagi anak-anak.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika. Melalui permainan edukatif seperti ini, anak-anak dapat belajar bekerja sama, saling membantu, dan mempererat hubungan dengan teman-temannya. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan dan perkembangan karakter anak-anak,” ujar Suharto pada Rabu (11/6).

Salah satu mahasiswa UBSI yang mengikuti PM ini mengatakan, bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga menjadi sarana mahasiswa untuk menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti Smart Play, kami belajar mengaplikasikan ilmu yang dimiliki sekaligus membangun kepedulian sosial. Kami ingin tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembentukan karakter generasi muda melalui pendekatan yang kreatif, komunikatif, dan menyenangkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kemampuan berbahasa dan berkomunikasi yang dipelajari di Program Studi Sastra Inggris UBSI dapat menjadi bekal penting dalam membangun interaksi yang positif dengan masyarakat, termasuk dalam menyampaikan nilai-nilai pendidikan kepada anak-anak.

Kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, serta kolaborasi melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Kehadiran mahasiswa di lingkungan warga diharapkan mampu mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat sekaligus memberikan manfaat yang nyata.

Baca juga: Dosen UBSI Berbagi Pengalaman Budaya Amerika Serikat dengan Mahasiswa Sastra Inggris USD

Melalui berbagai program Pengabdian Masyarakat, UBSI terus berkomitmen menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat melalui kegiatan yang kreatif, edukatif, dan berdampak. Semangat tersebut juga menjadi bagian dari upaya kampus dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki kepedulian sosial.

Bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kompetensi akademik sekaligus aktif berkontribusi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan pengabdian, informasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UBSI dapat diakses melalui https://pmbubsi.id.

Leave A Reply

Your email address will not be published.