Gotong Royong Wujud Kepedulian Sosial: Mahasiswa UBSI Bersama Warga Batan Indah

0 23

BSINews, TangerangUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menguatkan perannya dalam membentuk karakter mahasiswa melalui kegiatan sosial. Pada Jumat, , (5/1) empat mahasiswa UBSI, yaitu Shafa Yusroni Rizky, Muhammad Aditya Nugraha, Muhammad Maharriva Maulana, dan Dinda Yulianita, turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong di Taman Perumahan Batan Indah, RW 20, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan.

Dalam rangka menjaga kebersihan dan memperkuat solidaritas sosial, warga Perumahan Batan Indah secara rutin mengadakan kegiatan gotong royong. Aktivitas ini mencerminkan nilai-nilai luhur budaya Indonesia yang terus dijaga dan dilestarikan, termasuk oleh generasi muda.

Baca juga: Gotong Royong Anak Bangsa, Edukasi Lingkungan dan Kebersamaan di Rumah Belajar Kapuk

Kegiatan gotong royong yang dilakukan mencakup pembersihan taman perumahan, perbaikan jalan lingkungan, hingga pengelolaan sampah bersama. Para warga antusias berkumpul di akhir pekan untuk bersama-sama menjaga kenyamanan dan estetika lingkungan sekitar mereka.

“Kami merasa dengan gotong royong, tidak hanya lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga hubungan antarwarga menjadi lebih erat,” ujar Ketua RT setempat. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi ruang perjumpaan sosial yang mempererat interaksi antarwarga dan mendorong kerukunan.

Lebih dari sekadar menjaga kebersihan, gotong royong di Taman Perumahan Batan Indah juga menumbuhkan kepedulian sosial. Warga saling membantu, termasuk memberikan dukungan kepada tetangga yang sedang mengalami kesulitan, seperti saat sakit atau membutuhkan bantuan dana. Hal ini didukung penuh oleh pengurus lingkungan dan diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga ibu rumah tangga.

“Gotong royong menjadi sarana edukasi yang baik bagi generasi muda agar mereka memahami pentingnya kepedulian dan kebersamaan sejak dini,” ujar salah satu warga yang turut berpartisipasi.

Untuk memperlancar kegiatan, pengurus lingkungan memanfaatkan platform komunikasi digital seperti WhatsApp guna menyampaikan informasi kegiatan, jadwal kerja bakti, dan pembaruan kegiatan sosial secara transparan dan efisien. Warga juga diedukasi tentang pengelolaan sampah dengan cara memilah antara sampah organik dan anorganik. Sampah organik diolah menjadi kompos yang dimanfaatkan kembali di taman perumahan.

Baca juga: Belajar Gotong Royong Bareng UBSI: Serunya Pengabdian Mahasiswa di SD Duren Jaya VI!

Melalui kegiatan ini, warga berhasil menciptakan lingkungan yang bersih dan harmonis, sekaligus membangun fondasi kuat untuk solidaritas sosial. “Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung dan menjadi inspirasi bagi lingkungan perumahan lainnya,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Semangat gotong royong yang tumbuh di Taman Perumahan Batan Indah menjadi cerminan dari kepedulian sosial yang nyata, serta komitmen bersama dalam membentuk lingkungan yang sehat, asri, dan penuh rasa kekeluargaan.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.