BSINews, Pontianak – Rangkaian Informatika Digital Expo (IDE) 2026 memasuki hari kedua dengan menghadirkan beragam agenda edukatif dan interaktif bagi mahasiswa Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai 4 pada Selasa (30/6) ini menghadirkan sesi bersama Google Student Ambassador, seminar Deepfake dan Love Scamming, serta pengenalan program BSI Explore.
Bahas AI hingga Ancaman Deepfake dan Love Scamming
Agenda hari kedua diawali dengan sesi bersama Google Student Ambassador (GSA) Indonesia 2026, Tiara Sari. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi dan kecerdasan artifisial (AI) yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era digital.
“Teknologi AI bukan hanya tentang mengikuti perkembangan zaman, tetapi bagaimana kita sebagai mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk belajar, berkarya, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ujar Tiara saat penyampaian materi, Selasa (30/6).
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar bertajuk Deepfake dan Love Scamming yang menghadirkan Yoki Firmansyah sebagai pembicara. Seminar ini membahas perkembangan teknologi deepfake serta ancaman penipuan digital melalui modus love scamming yang semakin penting untuk dipahami di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
“Perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat, tetapi juga menghadirkan risiko baru, seperti deepfake dan love scamming. Karena itu, masyarakat, khususnya generasi muda, perlu lebih kritis dalam menerima informasi dan berinteraksi di ruang digital,” jelas Yoki.
Melalui sesi tersebut, mahasiswa diajak untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi berbagai bentuk manipulasi informasi dan ancaman kejahatan di ruang digital. Pemahaman mengenai keamanan digital menjadi salah satu kompetensi penting agar mahasiswa tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga lebih bijak dan waspada dalam menggunakannya.
Baca juga: 5 Pilihan Kampus Terbaik di Pontianak Versi UniRank 2026, Simak Jurusan Unggulannya
BSI Explore Dorong Mahasiswa Berkontribusi bagi Masyarakat
Rangkaian kegiatan hari kedua juga menghadirkan sesi mengenai BSI Explore bersama Fahmi Julianto. Sesi ini memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai BSI Explore sebagai salah satu wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman melalui kegiatan pengabdian dan berkontribusi secara langsung kepada masyarakat.
“BSI Explore memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat. Mahasiswa tidak hanya datang membawa program, tetapi juga perlu memahami kebutuhan masyarakat agar kegiatan yang dilaksanakan benar-benar relevan dan memberikan manfaat,” ungkap Fahmi.
Selain berbagai sesi edukatif, kegiatan turut diisi dengan games, hiburan, serta pengumuman stand terbaik hari kedua. Beragam agenda tersebut membuat IDE 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga membangun interaksi, kolaborasi, dan semangat kebersamaan antarmahasiswa.
Melalui penyelenggaraan hari kedua IDE 2026, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai perkembangan teknologi, meningkatkan kesadaran terhadap tantangan di ruang digital, serta mengenal berbagai kesempatan untuk mengembangkan diri di luar kegiatan perkuliahan.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dengan perkembangan zaman. Melalui IDE 2026, mahasiswa Prodi Informatika UBSI kampus Pontianak memperoleh ruang untuk belajar, berkolaborasi, serta mengembangkan kompetensi agar semakin adaptif dan siap menghadapi perkembangan dunia digital.(Tiara Sari)