Unit Kerja Pengembangan Dosen UBSI Laksanakan Audit Mutu Internal, Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko

0 7

BSINews, Jakarta – Audit Mutu Internal (AMI) kembali dilaksanakan Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi (BPMA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai bagian dari implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kali ini, audit menyasar Unit Kerja Pengembangan Dosen pada 31 Juli 2026 guna memastikan pelaksanaan program kerja berjalan efektif, akuntabel, serta mendukung peningkatan mutu dan penguatan manajemen risiko secara berkelanjutan.

Baca juga: Audit Mutu Internal Siklus 8 Jadi Momentum Penguatan Budaya Mutu Prodi Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak

Dalam pelaksanaan audit tersebut, Ketua Bagian Pengembangan Dosen, Dahlia Sarkawi, bertindak sebagai auditee, sementara proses audit dilakukan oleh Ida Darwati, M.Kom. selaku auditor internal. Audit difokuskan pada dua aspek utama, yakni pelaksanaan program kerja dan identifikasi serta mitigasi risiko dalam penyelenggaraan kegiatan Unit Kerja Pengembangan Dosen.

Melalui telaah dokumen, pemeriksaan bukti pelaksanaan kegiatan, wawancara, serta verifikasi implementasi program kerja, auditor memastikan seluruh aktivitas unit telah sesuai dengan perencanaan yang ditetapkan. Hasil audit menunjukkan bahwa Unit Kerja Pengembangan Dosen telah melaksanakan berbagai program sesuai rencana kerja serta menerapkan administrasi yang tertib dalam pengelolaan dokumen, pelaporan kegiatan, dan penyimpanan eviden sebagai dasar penilaian audit.

Meski demikian, audit juga menemukan sejumlah hal yang perlu ditindaklanjuti, terutama terkait penguatan proses identifikasi risiko dan penyusunan strategi mitigasi risiko pada setiap program kerja. Dokumentasi manajemen risiko yang lebih sistematis dinilai penting untuk mengantisipasi potensi kendala, meminimalkan dampak risiko terhadap pencapaian target, serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pada masa mendatang.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus membangun budaya mutu melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal di seluruh unit kerja. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mewujudkan tata kelola yang profesional, akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi.

Ketua Bagian Pengembangan Dosen, Dahlia Sarkawi, menilai Audit Mutu Internal menjadi momentum evaluasi yang memberikan banyak manfaat bagi pengembangan unit.

“Audit ini memberikan banyak masukan yang bermanfaat bagi Unit Kerja Pengembangan Dosen. Hasil audit akan menjadi dasar bagi kami untuk menyempurnakan proses pengelolaan, khususnya dalam memperkuat identifikasi dan mitigasi risiko sehingga setiap program dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Dahlia.

Baca juga: Audit Mutu Internal Teknik Elektro UBSI Perkuat Implementasi Standar Akademik dan Budaya Mutu

Melalui Audit Mutu Internal Tahun 2026, BPMA UBSI berharap hasil evaluasi yang diperoleh dapat menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut di setiap unit kerja. Dengan demikian, peningkatan kualitas tata kelola organisasi, efektivitas pelaksanaan program, serta penguatan sistem manajemen risiko di lingkungan Universitas Bina Sarana Informatika dapat terus diwujudkan secara berkesinambungan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.