BSINews, Pontianak — Inovasi IoT Smart Window karya mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak menjadi salah satu karya yang paling menyita perhatian dalam ajang Informatika Digital Expo (IDE) 2026. Perangkat berbasis Internet of Things (IoT) tersebut dipamerkan bersama puluhan inovasi digital mahasiswa di Aula Lantai 4 UBSI kampus Pontianak pada Senin (29/6).
IoT Smart Window Tawarkan Solusi Rumah Pintar Berbasis Otomatisasi
IDE 2026 merupakan ajang yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memamerkan hasil pembelajaran dan inovasi teknologi yang telah mereka kembangkan. Selama empat hari pelaksanaan, berbagai karya berupa aplikasi, website, hingga perangkat berbasis IoT dipresentasikan di hadapan akademisi, praktisi, dan mitra industri sebagai bentuk implementasi ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah IoT Smart Window, karya mahasiswa Informatika, Kelvin Andrian. Sistem ini dirancang untuk mengendalikan jendela rumah dari jarak jauh sekaligus mampu merespons perubahan cuaca secara otomatis, sehingga memberikan kenyamanan dan meningkatkan keamanan bagi penggunanya.
Kelvin menjelaskan, perangkat tersebut dapat dioperasikan melalui bot Telegram sehingga pengguna tetap dapat mengontrol kondisi jendela meski sedang berada di luar rumah.
“Misalnya saat kita sedang tidak berada di rumah dan hujan turun sementara jendela masih terbuka, pengguna dapat menutup jendela melalui bot Telegram. Selain itu, sistem juga bekerja secara otomatis. Sensor hujan akan mendeteksi tetesan air, kemudian jendela akan menutup secara otomatis,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7).
Ia menambahkan, sistem memanfaatkan sensor untuk memantau kondisi lingkungan secara real time. Informasi yang diterima sensor kemudian diproses sehingga jendela dapat membuka maupun menutup secara otomatis sesuai kondisi cuaca tanpa memerlukan intervensi pengguna.
Industri Apresiasi Potensi Inovasi Mahasiswa UBSI
Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari kalangan industri yang hadir dalam IDE 2026. Community Development Officer PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal (FT) Supadio Pontianak, Qonita Nadya Sari, menilai karya-karya mahasiswa UBSI memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami melihat banyak prototipe yang dipamerkan mahasiswa, mulai dari startup, website, hingga aplikasi berbasis teknologi informatika. Potensi ini sangat baik untuk terus dikembangkan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri,” ujarnya.
Menurut Qonita, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi langkah strategis untuk mempercepat hilirisasi inovasi mahasiswa. Dengan dukungan berbagai pihak, karya-karya seperti IoT Smart Window memiliki peluang untuk terus disempurnakan hingga siap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain pameran inovasi, IDE 2026 juga menghadirkan seminar teknologi, Tech Talk bersama Google Student Ambassador, Industry Experience Sharing, diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta pemberian penghargaan bagi karya terbaik mahasiswa.
Melalui IDE 2026, UBSI Kampus Pontianak terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya menjadi proyek akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Kehadiran IoT Smart Window menjadi salah satu bukti bahwa kreativitas mahasiswa dapat melahirkan solusi digital yang inovatif, aplikatif, dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih luas.