Kunjungan Industri ke Diskominfo Kalbar Bekali Mahasiswa Informatika UBSI Kampus Pontianak Hadapi Dunia Kerja
BSINews, Pontianak — Kunjungan industri ke Diskominfo Kalbar menjadi kesempatan bagi mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak untuk mengenal secara langsung penerapan teknologi informasi di lingkungan pemerintahan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (25/6) ini diikuti oleh 33 mahasiswa semester dua bersama dosen pendamping Ardiansyah dan Panny Agustia Rahayuningsih.
Kenali Transformasi Digital Pemerintahan Secara Langsung
Mengusung tema “Bridging Academic Knowledge with Digital Industry and Public Technology Ecosystem”, kunjungan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan wawasan mengenai transformasi digital pemerintahan sebagai bekal menghadapi dunia kerja. Mahasiswa memperoleh pemahaman tentang pengelolaan layanan digital, keamanan informasi, hingga infrastruktur teknologi yang mendukung pelayanan publik.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Dudi Nugraha Rasika, menjelaskan berbagai aspek tata kelola aplikasi pemerintah, mulai dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), standar pengembangan aplikasi, penerapan DevOps dan CI/CD, hingga pentingnya keamanan informasi dalam menjaga keandalan layanan digital.
Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan dengan teknologi seperti Cloud Computing, API Integration, dan Cyber Security yang menjadi fondasi pengembangan sistem pemerintahan modern. Mereka bahkan berkesempatan mengunjungi Data Center untuk melihat langsung infrastruktur server yang mendukung operasional layanan digital pemerintah.
Baca juga: Tak Lagi Ribet Cetak Rapor! SIDORAL Karya Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak Resmi Dihibahkan
Mahasiswa Dibekali Wawasan untuk Siap Hadapi Dunia Kerja
Menurut Dudi, pengalaman seperti ini penting agar mahasiswa memahami kebutuhan kompetensi di dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.
“Kami senang menyambut mahasiswa Informatika UBSI kampus Pontianak. Kunjungan seperti ini penting agar generasi muda dapat melihat langsung bagaimana teknologi informasi menjadi tulang punggung pelayanan publik modern. Pemahaman mengenai SPBE, tata kelola aplikasi, dan keamanan informasi akan sangat relevan bagi mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja di era digital,” ujarnya.
Kaprodi Informatika UBSI Kampus Pontianak, Lisnawanty, mengatakan bahwa kunjungan industri menjadi pelengkap pembelajaran di kelas karena memberikan pengalaman nyata mengenai implementasi teknologi di sektor pemerintahan.
“Mahasiswa tidak hanya memahami teori e-Government, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung mengenai transformasi digital, keamanan informasi, dan pengelolaan layanan publik berbasis teknologi. Hal ini menjadi bekal penting agar mereka siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, UBSI Kampus Pontianak terus menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan industri. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI berkomitmen mencetak lulusan Informatika yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki pemahaman praktis dan siap berkontribusi dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor.