Ketika Kampus dan Orang Tua Bersatu, BKOT UBSI Kampus Jatiwaringin Kawal Langkah Mahasiswa

0 3

BSINews, Jakarta-Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT) menjadi salah satu langkah Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Jatiwaringin dalam membangun komunikasi dan sinergi bersama orang tua mahasiswa baru. Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026, tersebut dihadiri ratusan wali mahasiswa dan berlangsung di Auditorium Masjid Al-Firdaus UBSI kampus Jatiwaringin.

Baca juga: BKOT UBSI Cengkareng Jadi Wadah Orang Tua Kenali Sistem Pembelajaran dan Peluang Beasiswa

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi pihak kampus untuk memperkenalkan lingkungan pendidikan sekaligus menyampaikan berbagai informasi mengenai proses perkuliahan kepada orang tua. Melalui BKOT, kampus berupaya menyatukan pemahaman antara pihak universitas dan keluarga dalam mendampingi mahasiswa selama menjalani pendidikan tinggi.

Kepala Kampus UBSI Jatiwaringin, Ahmad Fauzi, mengatakan bahwa dukungan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mahasiswa. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga membutuhkan dukungan lingkungan yang dapat membantu mahasiswa berkembang secara optimal.

BKOT UBSI Jatiwaringin Jadi Langkah Awal Satukan Visi Kampus dan Orang Tua

“BKOT ini menjadi momentum penting untuk menyatukan frekuensi antara kampus dan keluarga. Dengan sinergi yang baik, kita dapat bersama-sama menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung mahasiswa agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter tangguh dan daya saing tinggi,” ujar Ahmad Fauzi,

Dalam kegiatan tersebut, pihak kampus memberikan penjelasan mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan akademik mahasiswa. Mulai dari sistem perkuliahan, proses evaluasi pembelajaran, hingga berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menempuh pendidikan di UBSI.

Selain bidang akademik, orang tua juga mendapatkan gambaran mengenai berbagai ruang pengembangan mahasiswa. Fasilitas pengembangan karier, kegiatan mahasiswa, serta kesempatan untuk mengembangkan minat dan bakat menjadi bagian yang turut diperkenalkan dalam pertemuan tersebut.

Bagi kampus, keterlibatan orang tua sejak awal masa perkuliahan menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka. Orang tua dapat memahami proses pendidikan yang dijalani putra-putrinya, sementara kampus dapat memperoleh dukungan keluarga dalam membantu mahasiswa menghadapi berbagai tantangan selama masa studi.

Antusiasme terlihat dari ratusan orang tua yang memenuhi auditorium. Sesi tanya jawab juga berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang disampaikan mengenai proses perkuliahan dan perkembangan mahasiswa.

Keterbukaan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kepercayaan antara kampus dan orang tua. Dengan komunikasi yang terjalin sejak awal, pendampingan mahasiswa diharapkan dapat berjalan lebih terarah, baik dalam pencapaian akademik maupun pengembangan karakter.

Ahmad Fauzi menambahkan bahwa UBSI kampus Jatiwaringin akan terus menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat memperkuat hubungan antara kampus, mahasiswa, dan keluarga. Menurutnya, komunikasi yang baik akan membantu menciptakan kesamaan visi dalam mendukung perjalanan pendidikan mahasiswa.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan teknologi informasi juga menjadi bagian dari upaya kampus dalam memberikan layanan akademik yang lebih mudah, transparan, dan mendukung komunikasi antara mahasiswa, orang tua, serta pihak kampus.

Baca juga: BKOT UBSI Kampus Cengkareng Perkuat Sinergi Kampus dan Orang Tua untuk Wujudkan Lulusan Berdaya Saing

Melalui BKOT, UBSI Kampus Jatiwaringin menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya membangun hubungan dengan mahasiswa, tetapi juga melibatkan keluarga dalam perjalanan pendidikan. Sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam mengawal mahasiswa agar berkembang menjadi generasi yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing di dunia profesional.

“Harapan kami, sinergi antara kampus dan orang tua tidak berhenti pada kegiatan BKOT saja, tetapi terus terjalin selama mahasiswa menempuh pendidikan di UBSI. Mari bersama-sama mengawal dan mendukung mereka agar dapat berkembang menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi dunia kerja,” tutup Ahmad Fauzi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.