KSPM UBSI dan GIBEI UMC Perkuat Literasi Pasar Modal melalui Studi Banding Antarkampus
BSINews, Jakarta- Upaya memperkuat literasi pasar modal di kalangan generasi muda terus dilakukan melalui kolaborasi antarkampus. Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) bersama Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (GIBEI) Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) menggelar kegiatan studi banding bertajuk “Unlocking Insight Through Collaboration and Connection” di Student Corner UBSI Kramat 98, Jakarta, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman organisasi sekaligus memperluas wawasan mengenai edukasi dan pengembangan literasi pasar modal.
Baca juga: KSPM UBSI dan GIBEI UMC Gelar Studi Banding Pasar Modal di Jakarta
Delegasi GIBEI UMC disambut hangat oleh jajaran pengurus KSPM UBSI beserta civitas akademika. Suasana penuh semangat dan keakraban mewarnai jalannya kegiatan yang diharapkan mampu mempererat hubungan antarlembaga serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala Program Studi Manajemen UBSI sekaligus Pembina KSPM UBSI, Eka Dyah Setyaningsih, SE., MM. Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan GIBEI UMC dengan menjadikan UBSI sebagai tujuan studi banding.
“Kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada seluruh delegasi GIBEI Universitas Muhammadiyah Cirebon yang telah berkunjung ke UBSI. Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta memperkuat jejaring antarmahasiswa dan institusi dalam mengembangkan literasi pasar modal di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Menurut Eka, kegiatan tersebut tidak hanya mempererat hubungan antarkampus, tetapi juga berpotensi membuka kerja sama yang lebih luas dalam bidang akademik maupun pengembangan organisasi kemahasiswaan yang fokus pada edukasi investasi dan pasar modal.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswanya untuk aktif mengembangkan kompetensi di luar ruang kelas, termasuk meningkatkan pemahaman mengenai investasi dan pasar modal. Melalui berbagai kegiatan kolaboratif seperti studi banding ini, UBSI berupaya mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, dan memiliki literasi keuangan yang baik untuk menghadapi tantangan ekonomi masa depan.
Sementara itu, sambutan dari pihak UMC disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Cirebon, Dr. Asep Gunawan, M.Si., CHRA. Ia mengapresiasi sambutan yang diberikan UBSI dan menilai studi banding sebagai sarana penting dalam meningkatkan kualitas organisasi mahasiswa.
“Kami sangat mengapresiasi sambutan hangat dari UBSI dan KSPM UBSI. Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, tetapi menjadi kesempatan berharga untuk belajar dari praktik-praktik baik yang telah dijalankan KSPM UBSI. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua institusi,” ungkapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dr. Ali Jufri, sebagai perwakilan pembina GIBEI UMC. Kehadiran para pimpinan akademik menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan literasi investasi di lingkungan perguruan tinggi.
Ketua KSPM UBSI, Martin Panca Kusuma, menegaskan bahwa studi banding merupakan investasi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia organisasi.
“Kami percaya bahwa kemajuan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh seberapa baik kita mengelola internal, tetapi juga seberapa besar kita mau belajar dari pihak lain yang memiliki visi sejalan,” tuturnya.
Salah satu momen menarik dalam kegiatan ini adalah prosesi penyerahan cenderamata sebagai simbol persahabatan dan komitmen menjaga hubungan baik antarlembaga. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi presentasi program kerja dari masing-masing organisasi.
KSPM UBSI memperkenalkan berbagai program unggulan, mulai dari analisis saham mingguan, strategi pengelolaan konten digital, hingga pengembangan kemitraan strategis. Sementara itu, GIBEI UMC memaparkan keberhasilan program Sekolah Pasar Modal (SPM) yang telah melahirkan ratusan investor pemula di wilayah Cirebon melalui berbagai kegiatan edukasi investasi bersama praktisi pasar modal.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi ice breaking dan diskusi terbuka yang berlangsung interaktif. Para peserta saling bertukar gagasan mengenai strategi pengembangan organisasi, proses rekrutmen anggota, hingga upaya meningkatkan minat generasi muda terhadap investasi pasar modal.
Delegasi GIBEI UMC juga berkesempatan mengunjungi Galeri Investasi UBSI untuk melihat secara langsung fasilitas edukasi investasi yang dimiliki, seperti monitor data pasar modal real-time, koleksi literatur investasi, fasilitas praktik analisis saham, serta berbagai penghargaan yang berhasil diraih KSPM UBSI.
Sebelum kegiatan ditutup, kedua organisasi sepakat membentuk forum komunikasi bersama sebagai wadah koordinasi dan pertukaran informasi secara berkelanjutan. Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antarkampus dalam menciptakan generasi muda yang semakin sadar, cerdas, dan melek investasi.