Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Bogor Siap Jalani Magang di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor
BSINews, Bogor — Kesempatan untuk mengenal dunia kerja secara langsung menjadi bagian penting dalam proses pengembangan kompetensi mahasiswa. Hal tersebut dirasakan Muhammad Naufal Aksyal, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif yang resmi diterima mengikuti program magang di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor.
Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Bogor Siap Jalani Magang di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor
Program magang yang berlokasi di Jalan Tegar Beriman, Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tersebut akan berlangsung selama tiga bulan, mulai 1 Juli hingga 30 September 2026. Kesempatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh selama menjalani perkuliahan.
Selama mengikuti program magang, Muhammad Naufal Aksyal akan mendapatkan pengalaman dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan administrasi pertanahan, pelayanan publik, pengelolaan dokumen, serta mendukung kegiatan operasional di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih luas mengenai proses kerja dan pelayanan publik di lingkungan instansi pemerintah. Selain kemampuan teknis, mahasiswa juga berkesempatan mengembangkan keterampilan komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, tanggung jawab, serta etos kerja profesional.
Kepala kampus UBSI kampus Bogor, Sugiono, memberikan apresiasi atas kesempatan yang diperoleh Muhammad Naufal Aksyal. Menurutnya, pengalaman magang di instansi pemerintah dapat menjadi sarana pembelajaran yang berharga bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional.
“Kami mengapresiasi pencapaian mahasiswa yang berhasil memperoleh kesempatan magang di Kementerian ATR/BPN Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor. Program ini menjadi wadah yang sangat baik bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan, meningkatkan profesionalisme, serta memahami secara langsung budaya kerja di instansi pemerintah. Semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja di masa mendatang,” ujar Sugiono dalam keterangan rilis yang diterima di Bogor Kamis (2/7).
Bagi Muhammad Naufal Aksyal, kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang ingin dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia berharap dapat memperoleh wawasan baru sekaligus memberikan kontribusi selama menjalani masa magang.
“Saya sangat bersyukur mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung di Kementerian ATR/BPN Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor. Program magang ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk menambah wawasan, meningkatkan kompetensi, serta memahami bagaimana pelayanan publik dijalankan di instansi pemerintah. Saya berharap dapat memberikan kontribusi terbaik sekaligus menyerap ilmu sebanyak mungkin selama masa magang,” ujarnya.
Baca Juga : Mahasiswa UBSI Kampus Purwokerto Lolos Program Magang di PT Cazh Teknologi Inovasi
Program magang dilaksanakan mengikuti jadwal kerja yang telah ditetapkan oleh instansi, yaitu Senin hingga Kamis pukul 08.00–16.30 WIB dan Jumat pukul 08.00–17.00 WIB. Selama program berlangsung, mahasiswa juga akan mendapatkan arahan dan pendampingan dari pegawai serta pembimbing lapangan untuk mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kompetensi.
Kesempatan tersebut diharapkan menjadi langkah positif bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, program magang juga menjadi ruang untuk membangun sikap profesional, meningkatkan kemampuan beradaptasi, serta memahami secara langsung dinamika lingkungan kerja.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai kesempatan belajar di luar ruang kelas. Melalui pengalaman magang dan keterlibatan langsung di dunia kerja, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi yang relevan, membangun karakter profesional, serta menjadi lulusan yang siap berkontribusi di dunia industri maupun instansi pemerintahan. (Safika)