Mahasiswa UBSI Kembangkan Sistem E-Commerce Berbasis Website untuk Penjualan Akun Game Online

0 2

BSINews, Jakarta — Perkembangan bisnis digital mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi dalam mengelola proses transaksi secara lebih terstruktur. Melihat kebutuhan tersebut, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif mengembangkan Sistem E-Commerce Berbasis Web untuk Penjualan Akun Game Online pada PT. Redi Gengs Digital melalui Redi Store. Sistem tersebut dikembangkan oleh Nur Redi, Armadan Pagala, dan Muhammad Rievaldi sebagai bagian dari penelitian tugas akhir pada Minggu (20/9).

Mahasiswa UBSI Kembangkan Sistem E-Commerce Berbasis Website untuk Penjualan Akun Game Online

Pengembangan sistem dilatarbelakangi oleh aktivitas jual beli akun game yang sebelumnya banyak dilakukan melalui media sosial maupun aplikasi pesan instan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan kendala dalam pengelolaan data, ketersediaan informasi stok, pencatatan transaksi, hingga proses pengelolaan produk.

Nur Redi, salah satu mahasiswa pengembang sistem, menjelaskan bahwa pengembangan e-commerce tersebut menjadi bagian dari penerapan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk menjawab kebutuhan dalam proses jual beli akun game.

“Melalui sistem ini, kami mencoba menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan untuk menjawab kebutuhan nyata dalam proses jual beli akun game. Kami berharap sistem yang dikembangkan dapat membantu pengelola Redi Store dalam mengatur produk dan transaksi sekaligus memberikan kemudahan bagi pengguna,” ujar Nur Redi dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Minggu (20/9).

Baca Juga : Kerentanan Terbesar di E-commerce Ada pada Pengguna Sendiri

Sistem yang dikembangkan menyediakan platform untuk mendukung proses jual beli akun game secara online dalam satu tempat. Pengguna dapat memperoleh informasi mengenai akun yang tersedia dan memilih produk sesuai kebutuhan, sedangkan pengelola dapat mengatur data produk serta transaksi melalui sistem yang terpusat.

Penelitian tersebut menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Tahapan tersebut digunakan untuk mengembangkan sistem berdasarkan kebutuhan pengguna dan pengelola Redi Store.

Dari sisi teknologi, sistem dibangun menggunakan PHP dengan framework Laravel, MySQL sebagai basis data, serta Bootstrap untuk mendukung antarmuka pengguna. Sejumlah fitur yang tersedia meliputi registrasi dan login pengguna, katalog akun game, pencarian akun, keranjang belanja, transaksi pembelian, unggah bukti pembayaran, riwayat transaksi, serta ulasan dan rating pelanggan.

Bagi admin, sistem menyediakan fitur pengelolaan data pengguna, akun game, dan transaksi. Informasi stok akun juga dapat ditampilkan secara real-time sehingga pengelola dapat memperbarui ketersediaan produk dan pengguna memperoleh informasi yang lebih sesuai dengan kondisi stok.

Proses pengembangan sistem juga menjadi pengalaman bagi mahasiswa dalam menerapkan tahapan pengembangan perangkat lunak secara langsung. Mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, hingga pengujian menjadi bagian dari proses untuk menghasilkan sistem yang sesuai dengan kebutuhan.

“Proses pengembangan ini memberikan kami pengalaman untuk memahami bagaimana sebuah sistem dirancang berdasarkan kebutuhan pengguna. Mulai dari analisis, perancangan, pembuatan fitur, sampai pengujian menjadi bagian penting dari proses yang kami jalani,” tambah Nur Redi.

Baca Juga : UBSI Siapkan Lulusan Prodi Sistem Informasi Akuntansi untuk Menjaga Integritas Data Startup di Era Digital

Untuk memastikan sistem berjalan sesuai dengan rancangan, pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing. Pengujian mencakup sejumlah fungsi utama, seperti registrasi, login, transaksi pembelian, pengelolaan produk dan pengguna, pengelolaan transaksi penjualan, serta pemberian ulasan dan rating.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa fungsi-fungsi utama yang diuji dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditentukan. Hasil tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk memastikan sistem dapat digunakan sesuai dengan rancangan yang telah dibuat.

Pengembangan sistem e-commerce ini menjadi salah satu bentuk penerapan kompetensi mahasiswa di bidang sistem informasi dalam mendukung digitalisasi proses bisnis. Kehadiran sistem yang terintegrasi diharapkan dapat membantu pengelolaan produk dan transaksi Redi Store sekaligus memberikan pengalaman transaksi yang lebih terstruktur bagi pengguna.

Ke depan, sistem tersebut masih dapat dikembangkan melalui penambahan sejumlah fitur, seperti integrasi payment gateway, peningkatan keamanan menggunakan Two Factor Authentication (2FA), aplikasi mobile, live chat, notifikasi real-time, dashboard analitik, serta dukungan terhadap lebih banyak jenis game.

Melalui pengembangan karya tugas akhir ini, mahasiswa UBSI menunjukkan bagaimana pengetahuan di bidang sistem informasi dapat diterapkan untuk menghasilkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan bisnis. Inovasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengalaman mahasiswa dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan industri digital. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.