Mahasiswa UBSI Tampilkan Inovasi Lewat Pameran Mobile Game, Wadah Kreativitas Calon Game Developer

0 3

BSINews, Jakarta — Industri game yang terus berkembang membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkarya dan berinovasi di bidang teknologi digital. Menjawab peluang tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) menggelar Pameran Mobile Game bertajuk Creativity Game Innovator pada Selasa (30/6). Di Student Corner, UBSI kampus Kramat 98. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memamerkan hasil karya mata kuliah Mobile Game sekaligus menunjukkan kompetensi mereka dalam mengembangkan aplikasi permainan berbasis perangkat seluler.

Mahasiswa UBSI Tampilkan Inovasi Lewat Pameran Mobile Game, Wadah Kreativitas Calon Game Developer

Berbagai karya mobile game hasil pengembangan mahasiswa dipresentasikan secara langsung kepada dosen, juri, dan pengunjung pameran. Tidak hanya menampilkan konsep permainan, desain karakter, antarmuka pengguna (UI), hingga mekanisme gameplay, mahasiswa juga dituntut mampu mengikuti perkembangan teknologi digital sekaligus mempromosikan produk yang mereka ciptakan kepada calon pengguna.

Dosen pengampu mata kuliah Mobile Game, Ade Suryadi, menjelaskan bahwa pameran ini dirancang agar mahasiswa memperoleh pengalaman yang lebih luas dibandingkan hanya menyelesaikan proyek di dalam kelas. Menurutnya, proses pembelajaran harus mampu membekali mahasiswa dengan kompetensi teknis sekaligus kemampuan komunikasi dalam memperkenalkan hasil karya kepada publik.

“Tujuannya tidak hanya sekadar development saja, tetapi bagaimana mahasiswa bisa sampai mempromosikan dan mendemonstrasikan game yang sudah mereka buat,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Selasa (30/6).

Baca Juga :Mulai dari Mobile Legend, Modeling, Cosplay, dan Penampilan Akustik, Ramaikan Entrepreneur Fair UBSI Kampus Pontianak 2024  

Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memasuki dunia profesional.

“Harapannya mereka tidak hanya berhenti di kelas. Ke depannya mereka punya bekal untuk menjadi mobile game developer atau UI Game Architect yang berkaitan dengan pengembangan mobile game,” tambahnya.

Salah satu peserta pameran, Rajsfano Priariya Barisky, mahasiswa semester 6 Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak, mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman berbeda dibandingkan proses pembelajaran di kelas. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya ditantang menyelesaikan pengembangan game, tetapi juga belajar menyampaikan ide, menerima masukan, serta mempresentasikan hasil karya di hadapan dosen, juri, dan pengunjung.

“Pameran ini membuat kami lebih percaya diri karena bisa menunjukkan hasil kerja tim sekaligus mendapatkan masukan secara langsung. Pengalaman ini menjadi bekal yang berharga untuk mengembangkan kemampuan kami sebelum terjun ke industri game,” ungkapnya.

Melalui Pameran Mobile Game Creativity Game Innovator, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya yang inovatif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan industri digital. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di kampus tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga membangun kemampuan kolaborasi, komunikasi, dan jiwa profesional mahasiswa.

Sebagai Kampus Digital Kreatif,UBSI berkomitmen menghadirkan pembelajaran berbasis proyek yang selaras dengan perkembangan industri teknologi. Melalui kegiatan seperti Pameran Mobile Game, UBSI berharap dapat mencetak talenta-talenta digital yang siap berinovasi, berdaya saing, dan berkontribusi dalam industri game maupun sektor teknologi kreatif di masa depan. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.