Tanamkan Jiwa Bela Negara Sejak Dini, Mahasiswa UBSI Kampus Bekasi Edukasi Siswa SMPIT Prayasqi Islamic School

0 3

BSINews, Bekasi — Menanamkan semangat cinta tanah air kepada generasi muda tidak harus selalu melalui kegiatan formal atau militer. Edukasi sejak usia sekolah mengenai pentingnya menjaga persatuan, menghormati sesama, dan menjadi warga negara yang bertanggung jawab menjadi langkah nyata dalam membangun karakter bangsa. Berangkat dari semangat tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Teknologi Informasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pentingnya Kesadaran Bela Negara bagi Generasi Muda” di SMPIT Prayasqi Islamic School Pada Selasa (30/6).

Tanamkan Jiwa Bela Negara Sejak Dini, Mahasiswa UBSI Kampus Bekasi Edukasi Siswa SMPIT Prayasqi Islamic School

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep dasar bela negara sebagai upaya menjaga dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari berbagai ancaman, baik ancaman fisik seperti peperangan maupun ancaman nonfisik seperti penyebaran hoaks, intoleransi, dan perpecahan sosial.

Program pengabdian masyarakat tersebut melibatkan delapan mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi, yaitu Muhammad Affan sebagai Ketua Pelaksana, Mezza dan Bagas sebagai pemateri, M. Fajar dan Fahri sebagai tim dokumentasi, serta didukung oleh seluruh anggota tim yang berkolaborasi dengan pihak SMPIT Prayasqi Islamic School.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mendapatkan materi mengenai landasan hukum bela negara berdasarkan Pasal 30 UUD 1945, sejarah perjuangan bangsa Indonesia mulai dari perjuangan fisik seperti Pertempuran 10 November di Surabaya dan Bandung Lautan Api hingga perjuangan diplomasi melalui Perjanjian Linggarjati dan Konferensi Meja Bundar. Penyampaian materi dikemas secara komunikatif sehingga mudah dipahami oleh para peserta.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Affan, menjelaskan bahwa bela negara merupakan hak sekaligus kewajiban seluruh warga negara yang dapat diwujudkan melalui berbagai tindakan positif dalam kehidupan sehari-hari.

“Bela negara bukan hanya tentang mengangkat senjata saat perang, tetapi juga diwujudkan melalui sikap disiplin, rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, tidak melakukan tawuran, menjaga toleransi, serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan masyarakat. Hal-hal sederhana tersebut merupakan bentuk nyata cinta tanah air yang dapat dilakukan oleh generasi muda,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Bekasi Selasa (30/6).

Baca Juga : Tanamkan Nasionalisme, Mahasiswa UBSI Gelar Edukasi Bela Negara di Sekolah Dasar

Selain memberikan pemahaman mengenai konsep bela negara, kegiatan ini juga menanamkan lima nilai dasar bela negara, yaitu cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila sebagai ideologi negara, kerelaan berkorban demi bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara melalui mental dan karakter yang kuat.

Antusiasme para siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti sesi diskusi, mengajukan pertanyaan, serta berdialog mengenai berbagai bentuk ancaman yang dihadapi generasi muda di era digital dan bagaimana cara menghadapinya dengan bijak.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan lingkungan sekitar. Melalui kegiatan seperti ini, UBSI berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan tanpa melupakan nilai-nilai kebangsaan. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.