BSINews, Karawang – Orientasi akademik berlangsung hangat dan penuh keceriaan, menghadirkan rangkaian kegiatan yang tidak hanya memberikan pemahaman mengenai dunia perkuliahan, tetapi juga membangun karakter serta kesiapan mental mahasiswa baru. Suasana acara semakin hidup berkat kehadiran Suhardi yang dipercaya sebagai pembawa acara dan berhasil mencuri perhatian peserta melalui pembawaannya yang komunikatif dan energik dalam kegiatan yang digelar di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang pada Rabu (17/09).
Orientasi akademik menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal budaya kampus, sistem pembelajaran, serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi UBSI. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang yang mendukung pembentukan kepribadian agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan tantangan dunia perkuliahan. Kehadiran Suhardi sebagai Master of Ceremony (MC) menambah warna tersendiri dan memperkuat pesan bahwa proses belajar di kampus juga berkaitan dengan pembangunan karakter dan mentalitas.
Energi Positif Warnai Orientasi Akademik dan Pembentukan Karakter
Sejak awal acara dimulai, ratusan mahasiswa baru memenuhi aula UBSI kampus Karawang dengan antusias. Suhardi membuka kegiatan dengan sapaan hangat dan candaan ringan yang sukses memecah ketegangan suasana. Ia menghadirkan pendekatan interaktif, bukan sekadar membacakan susunan acara, sehingga membuat peserta lebih terlibat.
“Orientasi ini bukan hanya tentang mendengarkan, tetapi juga tentang berpartisipasi. Jadikan momen ini sebagai awal yang penuh semangat,” ucapnya dalam keterangan rilis, Rabu (17/09).
Baca juga: Kuliah Hemat di Era Digital bersama UBSI Kampus Karawang
Gaya komunikatif yang ditunjukkan Suhardi sejalan dengan berbagai kajian efektivitas penyampaian materi dalam dunia pendidikan. Beberapa laporan menunjukkan bahwa metode interaktif mampu meningkatkan fokus dan keterlibatan peserta secara signifikan. Energi yang ia hadirkan membuat suasana orientasi menjadi lebih dinamis dan mudah diikuti oleh mahasiswa baru.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembangunan mental dan karakter mahasiswa. Maka dari itu, Suhardi kerap menyelipkan pesan motivasi agar mahasiswa berani mengambil peluang, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan.
“Mahasiswa itu bukan hanya dituntut pintar, tapi juga harus tangguh. Dunia kerja nanti lebih menghargai mereka yang punya mental kuat dan mampu bekerja sama,” ungkap Suhardi.
Penekanan mengenai soft skill menjadi penting berdasarkan berbagai laporan global yang menyebutkan bahwa kemampuan komunikasi, kolaborasi, dan adaptasi menempati posisi tinggi dalam kebutuhan dunia kerja. Suhardi pun berhasil menghadirkan motivasi yang relevan dan menyegarkan bagi para peserta.
Meskipun sorotan tertuju pada gaya energik Suhardi, kegiatan orientasi tetap berjalan sesuai tujuan akademik. Hasan Basri selaku Kepala kampus UBSI kampus Karawang, menjelaskan bahwa orientasi menjadi gerbang awal mahasiswa untuk memahami sistem belajar di UBSI. Begitu pula, Salman Alfarizi, turut menegaskan pentingnya membangun soft skill agar mahasiswa dapat mengikuti dinamika kehidupan kampus.
UBSI kampus Karawang tidak hanya menyampaikan materi akademik, tetapi juga menghadirkan rangkaian pengalaman yang menunjang kesiapan mahasiswa. Peran Suhardi sebagai penghubung antara sesi formal dan suasana yang cair membuat seluruh agenda berjalan lebih seimbang dan mudah diterima mahasiswa baru.
Baca juga: UBSI Kampus Karawang Dampingi UMKM Beralih ke Pembukuan Digital
Orientasi akademik UBSI kampus Karawang tahun ini meninggalkan kesan mendalam bagi mahasiswa baru. Kehadiran MC yang penuh energi menjadi aspek penting terciptanya atmosfer positif sejak hari pertama mereka memasuki dunia kuliah. Lebih dari hiburan, energi yang disampaikan Suhardi memberi dorongan moral agar mahasiswa berani berkembang dan beradaptasi.
Pengalaman ini menjadi modal awal yang sangat berarti bagi mahasiswa baru. Mereka tidak hanya mempelajari tata cara perkuliahan, tetapi juga memahami pentingnya memiliki karakter kuat dan mentalitas yang matang. Hal ini sejalan dengan visi UBSI dalam mencetak generasi muda yang siap bersaing di era digital.
Dengan sinergi antara pendekatan akademik dan pengembangan kepribadian, orientasi akademik UBSI kampus Karawang membuktikan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga dalam proses membangun manusia yang berkompeten dan berkarakter.(Dina Olivia)