Permudah Administrasi Sekolah, Mahasiswa UBSI Hadirkan Sistem Pembayaran SPP Berbasis Digital
BSINews, Jakarta – Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Riyan Baskara Purnama, berhasil mengembangkan Sistem Informasi Pengelolaan Pembayaran SPP berbasis website yang terintegrasi dengan WhatsApp Gateway untuk SMPN Satu Atap 1 Jayakerta, Kabupaten Karawang. Inovasi tersebut diperkenalkan kepada publik pada Rabu (29/7) sebagai hasil penelitian skripsi yang berfokus pada digitalisasi layanan administrasi sekolah.
Solusi terintegrasi membantu sekolah mengelola pembayaran sekaligus memberikan informasi otomatis kepada orang tua siswa.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswa menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi. Sistem yang dikembangkan Riyan hadir sebagai solusi atas proses administrasi pembayaran SPP yang sebelumnya masih dilakukan secara manual menggunakan kartu pembayaran dan pencatatan pada buku besar, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan serta keterlambatan penyampaian informasi kepada orang tua siswa.
Melalui sistem tersebut, setiap transaksi pembayaran yang diinput oleh staf tata usaha akan secara otomatis mengirimkan notifikasi pembayaran melalui WhatsApp kepada orang tua atau wali murid secara real-time. Selain itu, aplikasi juga menyediakan fitur pengelolaan data siswa, rekapitulasi pembayaran, riwayat tagihan, hingga portal informasi yang memudahkan sekolah maupun orang tua mengakses data pembayaran secara lebih cepat, aman, dan terstruktur.
Baca juga: Langkah Awal Raih Karier Impian, HIMAMA DPC Cibitung Hadirkan Webinar Inspiratif
Menurut Riyan Baskara Purnama, sistem yang dikembangkan tidak hanya bertujuan memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan administrasi sekolah agar lebih efektif dan transparan.
“Digitalisasi ini bukan hanya sekadar modernisasi teknologi, tetapi bentuk komitmen dalam meningkatkan efisiensi kerja sekolah serta transparansi layanan kepada para orang tua siswa. Dengan integrasi WhatsApp Gateway, orang tua dapat langsung menerima kepastian pembayaran tepat di genggaman mereka,” ujarnya dalam keterangan rilis, Rabu (29/7).
Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Waterfall dengan arsitektur Model-View-Controller (MVC) serta didukung teknologi CodeIgniter, MySQL, Node.js, MongoDB, dan integrasi WhatsApp Gateway. Kolaborasi teknologi tersebut menghasilkan sistem yang mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan administrasi sekolah sekaligus mempercepat penyampaian informasi kepada orang tua siswa.
Penelitian ini dibimbing oleh Dinda Ayu Muthia dan Siti Nurajizah sebagai bagian dari komitmen UBSI dalam menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan sekolah mitra, sistem ini diharapkan dapat menjadi salah satu contoh penerapan teknologi informasi yang mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah.
Menutup penyampaian rilis, Dinda Ayu Muthia berharap inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan.
“Kami berharap sistem ini tidak hanya membantu meningkatkan efektivitas administrasi di SMPN Satu Atap 1 Jayakerta, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menghadirkan layanan yang lebih transparan, efisien, dan berkualitas. Semoga semakin banyak inovasi mahasiswa yang mampu memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” tuturnya. (Niken)