Prodi Perhotelan UBSI Libatkan Industri dalam FGD Pengkajian Visi Keilmuan dan Kurikulum

0 1

BSINews, Bekasi- Program Studi Perhotelan Kampus Utama Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama stakeholder sebagai bagian dari pengkajian visi keilmuan dan pengembangan kurikulum pada Jumat (13/9/2019) di Kampus Kaliabang. Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan arah pengembangan akademik dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri (DUDI), serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di sektor perhotelan dan pariwisata.

Baca juga: Mahasiswa Perhotelan UBSI Asah Skill Food Presentation Lewat Workshop Modern Food Plating

FGD diawali dengan rapat pengkajian hasil evaluasi diri terhadap kondisi internal dan eksternal Program Studi Perhotelan. Kegiatan tersebut dihadiri Tim Perumus Visi Keilmuan serta melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari perwakilan industri perhotelan dan pariwisata hingga asosiasi profesi sebagai mitra strategis program studi.

Melalui forum diskusi ini, peserta memberikan berbagai masukan mengenai rumusan visi keilmuan, pengembangan kurikulum, kompetensi lulusan, hingga kebutuhan tenaga kerja profesional di industri hospitality. Selain itu, diskusi juga membahas peluang kerja sama antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri guna meningkatkan relevansi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyusunan visi keilmuan dan pengembangan kurikulum yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan sehingga menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di era transformasi digital.

Sebagai bagian dari proses pengkajian, Tim Perumus Visi Keilmuan melakukan pengumpulan berbagai dokumen pendukung, seperti dokumen akademik, kebijakan institusi, capaian tridarma perguruan tinggi, hasil evaluasi kurikulum, tracer study, hingga masukan dari pengguna lulusan. Seluruh data tersebut menjadi dasar dalam melakukan evaluasi diri terhadap kondisi internal Program Studi Perhotelan.

Tak hanya itu, tim juga melakukan benchmarking dengan program studi sejenis di sejumlah perguruan tinggi yang telah memiliki praktik unggul dalam penyusunan visi keilmuan dan pengembangan kurikulum. Hasil benchmarking dimanfaatkan sebagai referensi untuk merancang strategi pengembangan program studi yang lebih adaptif terhadap dinamika industri, perkembangan teknologi, dan kebijakan pendidikan tinggi.

Berdasarkan hasil diskusi, para stakeholder memberikan sejumlah rekomendasi, di antaranya penguatan kompetensi lulusan, penyusunan kurikulum berbasis kebutuhan industri, peningkatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri, serta penguatan karakter, kemampuan komunikasi, literasi digital, dan penguasaan bahasa asing sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Ketua Tim Perumus Visi Keilmuan Program Studi Perhotelan Kampus Utama UBSI, Dyah Mustika Wardhani, menegaskan bahwa keterlibatan stakeholder menjadi faktor penting dalam menghasilkan kurikulum yang berkualitas dan relevan.

“Keterlibatan stakeholder merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola akademik yang partisipatif dan berbasis kebutuhan pengguna lulusan. Masukan dari industri dan asosiasi profesi menjadi landasan dalam merumuskan visi keilmuan yang tidak hanya mencerminkan identitas Program Studi Perhotelan, tetapi juga memiliki relevansi tinggi terhadap perkembangan sektor hospitality di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dyah Mustika Wardhani.

Baca juga: Universitas BSI Hadiri FGD Drafting Paten, Gali Ilmu dan Inovasi di Kantor Kemenkumham DKI Jakarta

Melalui penyelenggaraan FGD ini, Program Studi Perhotelan Kampus Utama Universitas Bina Sarana Informatika menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan melalui penyusunan visi keilmuan dan pengembangan kurikulum secara partisipatif. Hasil diskusi diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan akademik yang mampu menghasilkan lulusan profesional, adaptif, berdaya saing, serta sesuai dengan kebutuhan industri perhotelan dan pariwisata.

Leave A Reply

Your email address will not be published.