Tasikmalaya, BSINews – Program Studi Sistem Informasi Universitas BSI serta Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu dan kualitas dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Salah satu langkah konkret adalah menggelar evaluasi pelaksanaan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) program studi pada Semester Genap tahun akademik 2022/2023, serta persiapan perkuliahan Semester Gasal 2023/2024.
Baca juga: Dukung Program MBKM, Prodi Sistem Informasi Gelar Rapat Penyusunan POB Dan Pengakuan Kredit MBKM
Kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap akhir semester dan dihadiri oleh Dosen Homebase, Dosen Tetap Program Studi (DTPR), dan Dosen Penasehat Akademik. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan mutu manajemen kegiatan tri dharma perguruan tinggi, demikian diungkapkan oleh Sriyadi, Kaprodi Program Studi Sistem Informasi.
Kegiatan ini menjadi wadah bagi program studi dan dosen untuk berdiskusi, mengatasi permasalahan yang muncul, serta merencanakan strategi pengembangan program studi sistem informasi berdasarkan berbagai isu strategis.
Pemateri dalam kegiatan ini mencakup sejumlah topik penting, termasuk Evaluasi dan Persiapan KBM oleh Sriyadi selaku Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI, Evaluasi dan Persiapan Konseling dan Praktek Kerja Lapangan oleh Supriyanta selaku Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI kampus Solo, Integrasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dalam Pembelajaran oleh Abdussomad selaku Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI kampus Karawang, Evaluasi dan Persiapan Tugas Akhir dan Skripsi oleh Muhamad Sony Maulana Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI kampus Pontianak, serta Teknik Asesmen CPMK oleh Agung Wibowo selaku Kaprodi Sistem Informasi Universitas BSI kampus Sukabumi.
Dengan adanya kegiatan evaluasi ini, diharapkan seluruh dosen dapat memperbaiki tata kelola Program Studi Sistem Informasi dan meningkatkan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar. Hal ini akan menghasilkan lulusan mahasiswa yang unggul dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja serta mendukung perkembangan ekonomi kreatif.(ACH)