Prodi Teknologi Komputer UBSI Banyumas Terima Proyek Akhir IoT dari Mahasiswa

Mahasiswa sukses kembangkan dua solusi IoT inovatif untuk kebutuhan masyarakat digital.

0 77

BSINews, Banyumas – Mahasiswa Program Studi Teknologi Komputer Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kabupaten Banyumas menunjukkan keberhasilan dalam penerapan ilmu melalui penyerahan dua proyek inovatif berbasis Internet of Things (IoT). Kegiatan serah terima ini dilaksanakan pada Jumat, 13 Juni 2025, sebagai bagian dari penilaian mata kuliah IoT.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas BSI terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya teknologi yang aplikatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Pada kesempatan ini, dua kelompok mahasiswa berhasil menyelesaikan dan menyerahkan proyek berupa Smart Door Lock dan Smart Home berbasis IoT. Keduanya dirancang agar dapat dikendalikan dan dipantau dari jarak jauh menggunakan aplikasi Blynk melalui smartphone.

Prosesi serah terima dilakukan secara simbolis oleh dosen pengampu mata kuliah Internet of Things, Saghifa Fitriana, dan diterima langsung oleh Ketua Program Studi Teknologi Komputer, Nuzul Imam Fadlilah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh mahasiswa yang terlibat langsung dalam proses perancangan hingga implementasi alat.

Baca juga: Belajar dari Praktisi! UBSI BSD Hadirkan Mentor Karier Handal di Open House Digital

Saghifa Fitriana menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian mahasiswa. “Proyek ini adalah bukti nyata kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan konsep IoT yang telah dipelajari di kelas. Mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menghasilkan solusi cerdas yang relevan dengan kebutuhan zaman sekarang,” ungkapnya.

Nuzul Imam Fadlilah turut mengapresiasi karya inovatif yang dihasilkan. “Kami sangat bangga dengan hasil kerja mahasiswa dan bimbingan dari dosen pengampu. Proyek seperti smart door lock dan smart home ini menunjukkan bahwa kurikulum Prodi Teknologi Komputer UBSI Banyumas relevan dengan perkembangan industri dan mampu mencetak lulusan yang kompeten serta siap bersaing di era digital,” ujar Nuzul.

Keberhasilan proyek ini menjadi indikator nyata implementasi metode project-based learning di lingkungan Universitas BSI. Kedua perangkat akan dijadikan sebagai aset laboratorium dan bahan peraga pembelajaran bagi mahasiswa tingkat selanjutnya, sehingga dapat mendorong lahirnya inovasi-inovasi teknologi baru di masa depan. (Rezqiana)

Leave A Reply

Your email address will not be published.