Program Studi Hubungan Internasional UBSI Review Bahan Ajar, Perkuat Kesiapan Kurikulum 2026/2027
BSINews, Jakarta — Kesiapan bahan ajar menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas perkuliahan. Untuk mendukung hal tersebut, Program Studi Hubungan Internasional (HI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Review Kelengkapan Bahan Ajar di Kampus UBSI Pemuda, Jakarta, Kamis (25/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan perkuliahan semester gasal tahun akademik 2026/2027.
Program Studi Hubungan Internasional UBSI Review Bahan Ajar, Perkuat Kesiapan Kurikulum 2026/2027
Mengusung tema “Dari Teori ke Aksi Global: Upgrade Bahan Ajar HI yang Adaptif, Digital, dan Berdampak”, kegiatan ini berfokus pada penelaahan kelengkapan bahan ajar serta penyelarasan komponen kurikulum. Upaya tersebut dilakukan agar dokumen pembelajaran tersusun secara sistematis, komprehensif, dan sesuai dengan arah pengembangan program studi.
Kegiatan ini diikuti oleh Tim Unit Pengembangan Akademik Program Studi Hubungan Internasional. Rangkaian agenda meliputi pemaparan gagasan pengembangan kurikulum, diskusi penyelarasan, serta penelaahan dan penyempurnaan komponen kurikulum yang telah disusun.
Melalui diskusi tersebut, peserta memberikan masukan konstruktif untuk memperbaiki dokumen kurikulum. Proses ini juga menjadi ruang kolaborasi guna memastikan bahan ajar dapat menjadi acuan bagi dosen dalam melaksanakan pembelajaran sekaligus membantu mahasiswa mencapai kompetensi yang ditargetkan.
Ketua Program Studi Hubungan Internasional UBSI, Devy Putri Kussanti, menjelaskan bahwa peninjauan bahan ajar menjadi langkah penting untuk memastikan kurikulum tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika global.
“Melalui kegiatan review ini, kami berupaya memastikan bahan ajar dan kurikulum tersusun secara sistematis serta sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Kami berharap hasil evaluasi ini dapat mendukung peningkatan kualitas perkuliahan dan mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan di bidang Hubungan Internasional,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Selasa (20/10).
Baca Juga : HangOut Campus Online UBSI Kupas Peluang Go Global Bersama Program Studi Hubungan Internasional
Kelengkapan bahan ajar berperan dalam menciptakan proses pembelajaran yang terarah. Materi yang tersusun dengan baik dapat membantu dosen menyampaikan perkuliahan secara sistematis dan memudahkan mahasiswa memahami konsep serta isu-isu dalam bidang Hubungan Internasional.
Selain meninjau kelengkapan dokumen, penyempurnaan kurikulum juga menjadi langkah untuk merespons perubahan lingkungan strategis global. Kurikulum yang relevan dan adaptif diharapkan dapat mendukung pengembangan kompetensi lulusan agar sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan bidang Hubungan Internasional.
Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan review memberikan kontribusi terhadap penelaahan dan penyelarasan Buku Kurikulum Program Studi Hubungan Internasional. Meski demikian, beberapa bagian masih memerlukan penyesuaian lebih lanjut berdasarkan masukan yang diperoleh selama kegiatan.
Baca Juga : Prodi Hubungan Internasional UBSI Gelar Pertemuan Akademik dan Diskusi Mata Kuliah Terintegrasi
Melalui kegiatan ini, Program Studi Hubungan Internasional UBSI berupaya menjaga kualitas akademik melalui evaluasi dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan. Hasil penelaahan diharapkan menjadi landasan bagi tersedianya dokumen kurikulum yang sistematis dan selaras dengan visi, misi, serta tujuan program studi, sekaligus mendukung pembelajaran yang berkualitas dan relevan dengan dinamika global. (Safika)