Siap Bersaing di Kancah Global, Mahasiswa Teknologi Komputer UBSI Banyumas Raih Sertifikasi MTCNA

0 5

BSINews, Purwokerto — Sebanyak delapan mahasiswa semester 4 Program Studi Teknologi Komputer Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto dinyatakan kompeten dalam Sertifikasi Kompetensi MikroTik MTCNA (MikroTik Certified Network Associate).

Sertifikasi tersebut berlangsung di Ruang 201 UBSI Kampus Purwokerto pada Rabu (5/8), dengan menghadirkan Vadlya Ma’arif, M.Kom., sebagai Asesor MikroTik MTCNA.

Baca juga: Dunia Kerja Makin Ketat? Tenang, UBSI Kampus Bekasi Bekali Mahasiswa dengan Sertifikasi MTCNA

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Teknologi Komputer UBSI Kampus Purwokerto dalam memperkuat kompetensi mahasiswa, khususnya pada bidang jaringan komputer dan teknologi informasi.

Sertifikasi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan teknis sekaligus memperoleh pengakuan atas kompetensi yang telah dipelajari.

MTCNA merupakan sertifikasi resmi MikroTik yang menguji pemahaman dasar hingga penerapan teknologi jaringan berbasis perangkat MikroTik.

Sertifikasi ini juga memiliki pengakuan internasional sehingga kompetensi yang diperoleh dapat menjadi nilai tambah bagi mahasiswa saat mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa mengikuti rangkaian sertifikasi sesuai ketentuan dan standar kompetensi yang telah ditetapkan.

Materi yang diuji berkaitan dengan pemahaman dasar jaringan serta kemampuan melakukan konfigurasi dan pengelolaan jaringan menggunakan teknologi MikroTik.

Sebanyak delapan mahasiswa semester 4 Program Studi Teknologi Komputer mengikuti sertifikasi tersebut.

Berdasarkan hasil pelaksanaan, seluruh peserta berhasil memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan dan dinyatakan kompeten.

Capaian tersebut menjadi hasil positif bagi Program Studi Teknologi Komputer UBSI Kampus Purwokerto.

Seluruh peserta mampu menunjukkan kemampuan teknis yang dibutuhkan dalam proses sertifikasi, khususnya terkait jaringan komputer berbasis MikroTik.

Keberhasilan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam memperkuat kompetensi di luar pembelajaran akademik.

Sertifikasi profesional dapat menjadi salah satu bukti kemampuan teknis yang dimiliki mahasiswa sekaligus melengkapi pengalaman mereka selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

Program Studi Teknologi Komputer UBSI terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan sesuai kebutuhan industri.

Tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, mahasiswa juga diarahkan untuk mengikuti sertifikasi yang relevan dengan bidang keilmuan agar memiliki kompetensi yang lebih terukur.

Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu langkah untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi perkembangan industri teknologi informasi.

Kemampuan jaringan komputer menjadi salah satu kompetensi yang terus dibutuhkan seiring meningkatnya penggunaan infrastruktur digital di berbagai sektor.

Dengan memperoleh sertifikasi MTCNA, mahasiswa memiliki tambahan pengalaman dalam mengikuti proses uji kompetensi profesional.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami standar kompetensi yang dibutuhkan ketika nantinya terjun ke lingkungan kerja.

Bagi delapan mahasiswa yang dinyatakan kompeten, capaian ini juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan.

Kompetensi yang telah diperoleh melalui sertifikasi dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pelatihan maupun sertifikasi lain yang sesuai dengan bidang Teknologi Komputer.

Kepala Kampus UBSI Purwokerto, Vadlya Ma’arif, mengatakan sertifikasi MTCNA menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengukur kemampuan teknis yang telah dipelajari selama perkuliahan.

Ia juga mengapresiasi capaian seluruh peserta yang berhasil memenuhi standar kompetensi.

“Sertifikasi MTCNA menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengukur kemampuan teknis yang telah mereka pelajari selama perkuliahan. Saya mengapresiasi capaian delapan mahasiswa yang seluruhnya berhasil dinyatakan kompeten. Hasil ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kesiapan untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang jaringan komputer sesuai kebutuhan industri,” ujar Vadlya Ma’arif.

Menurutnya, sertifikasi profesional dapat menjadi salah satu bekal mahasiswa untuk meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Karena itu, mahasiswa perlu terus mengembangkan keterampilan dan mengikuti sertifikasi yang sesuai dengan bidang kompetensinya.

“Saya berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan keterampilan dan mengikuti sertifikasi profesional yang relevan dengan bidangnya. Dengan kompetensi yang terukur, mahasiswa memiliki bekal tambahan untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” tuturnya.

Program Studi Teknologi Komputer UBSI Kampus Purwokerto berharap keberhasilan seluruh peserta dapat mendorong mahasiswa lainnya untuk aktif meningkatkan keterampilan.

Baca juga:Universitas BSI Sukses Gelar Sertifikasi Mikrotik MTCNA, Mahasiswa Siap Bersaing di Dunia Kerja

Sertifikasi profesional diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga bagian dari proses membangun portofolio dan kesiapan karier mahasiswa.

Delapan mahasiswa, delapan peserta dinyatakan kompeten.

Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen Program Studi Teknologi Komputer UBSI Kampus Purwokerto dalam menyiapkan mahasiswa yang memiliki kompetensi teknis, pengalaman sertifikasi, serta kesiapan menghadapi kebutuhan industri teknologi informasi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.