Siap Hadapi Krisis! UBSI Gelar Workshop Manajemen Krisis untuk Mahasiswa Digital Public Relations

0 168

BSINews, Jakarta-Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus menunjukkan komitmennya dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan di dunia profesional. Dalam upaya meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan komunikasi di era digital, UBSI menggelar Workshop Manajemen Krisis bagi mahasiswa Semester Empat Peminatan Digital Public Relations (DPR) pada Selasa, 14 Januari 2025. Acara yang berlangsung dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB ini menghadirkan Fardila Astari, (IAPR, CIQnR, CIQaR), seorang ahli komunikasi strategis dan konsultan senior dari Reputasia Strategic Communications Consulting Firm, sebagai narasumber utama.

Baca Juga: Mahasiswa Humas UBSI Antusias Ikuti Pembekalan Sertifikasi Public Relations Officer

Kemajuan teknologi dan pesatnya perkembangan media sosial membawa dampak besar dalam dunia komunikasi. Krisis komunikasi dapat terjadi kapan saja dan menyebar dengan cepat, menuntut respons yang sigap dan strategi yang tepat. Oleh karena itu, workshop ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa mengenai peran penting manajemen krisis dalam komunikasi publik, khususnya di ranah digital.

Mahasiswa yang mengikuti workshop ini mendapatkan wawasan praktis tentang cara merancang, mengelola, dan merespons krisis komunikasi dengan strategi yang efektif. Selain itu, mereka juga diajarkan langkah-langkah kritis dalam menangani situasi yang berpotensi merusak reputasi organisasi atau individu. Pemahaman mengenai dunia konsultasi komunikasi strategis pun menjadi salah satu poin penting dalam sesi ini, mengingat peran seorang konsultan sangat krusial dalam memitigasi isu-isu krisis di masa depan.

Kaprodi Ilmu Komunikasi UBSI, Intan Leliana, menegaskan bahwa mahasiswa yang mengikuti workshop ini mendapatkan manfaat yang luar biasa.

“Melalui workshop ini, mahasiswa belajar bagaimana mengelola krisis dengan pendekatan yang terstruktur, mulai dari perumusan pesan yang tepat hingga pemilihan saluran komunikasi yang efektif. Selain itu, mereka juga memperoleh pemahaman tentang tantangan yang dihadapi dalam komunikasi digital serta pentingnya kecepatan dan ketepatan dalam merespons situasi krisis,” ujar Intan.

Lebih lanjut, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan eksklusif untuk berinteraksi langsung dengan Fardila Astari, yang telah berpengalaman dalam menangani berbagai kasus krisis komunikasi di berbagai sektor industri. Dengan pengalaman praktis yang dibagikan oleh narasumber, mahasiswa dapat memahami bagaimana teori yang mereka pelajari di kelas diterapkan dalam situasi nyata.

Dengan mengangkat tema yang krusial dan relevan ini, Workshop Manajemen Krisis diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan komunikasi yang semakin kompleks. Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis bagi Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pemahaman akademik, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di dunia kerja.

Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa Prodi PR Melalui Uji Assesmen Sertifikasi Kompetensi Skema Public Relations Officer

Workshop ini menjadi bukti nyata bahwa UBSI selalu berupaya memberikan pengalaman belajar yang berbobot dan aplikatif bagi mahasiswanya. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai manajemen krisis, mahasiswa kini semakin siap untuk menjadi profesional di bidang komunikasi yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global.(RDX)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.