Siap Kerja Sejak Kuliah Mahasiswa SI UBSI Perkuat Networking dan Personal Branding
BSINews, Jakarta- Program Studi Sistem Informasi Kampus Utama Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar Seminar Karier dan Soft Skill secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang diikuti mahasiswa Program Studi Sistem Informasi dan Rekayasa Perangkat Lunak ini bertujuan membekali peserta dengan strategi menghadapi persaingan dunia kerja melalui penguatan networking, personal branding, serta kesiapan menghadapi proses rekrutmen.
Seminar mengangkat tema “Networking Strategy to Accelerate Your Job Search, Online Personal Branding: Powerful LinkedIn Profile and Interview Practice and Readiness: Best Way to Answer Job Interview Questions.” Tema tersebut dipilih untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya membangun jejaring profesional, menciptakan citra diri yang positif di platform digital, dan meningkatkan kesiapan menghadapi wawancara kerja sejak masih berada di bangku kuliah.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis dan soft skill yang dibutuhkan industri agar mampu menjadi lulusan yang adaptif dan siap bersaing di dunia kerja.
Dalam sambutannya, Kaprodi Sistem Informasi Kampus Utama, Sriyadi, menegaskan bahwa kesiapan memasuki dunia kerja harus dibangun sejak dini melalui keseimbangan antara hard skill dan soft skill.
“Seminar karier memiliki peran penting dalam mempersiapkan mahasiswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Mahasiswa perlu memahami perencanaan karier sejak dini, mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, berpikir kritis, serta menjunjung tinggi etika profesional. Kombinasi hard skill dan soft skill akan menjadi modal utama bagi lulusan untuk mampu bersaing dan beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang,” ujar Sriyadi.
Seminar menghadirkan CEO PT Nara Pratama Nusantara, Kiagus Rifdan Anshori, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa perusahaan saat ini tidak hanya menilai kemampuan akademik calon karyawan, tetapi juga memperhatikan kemampuan membangun relasi profesional, personal branding, dan kesiapan menghadapi proses seleksi kerja.
“Kemampuan akademik saja tidak lagi cukup. Kandidat yang memiliki networking yang baik, personal branding yang kuat di LinkedIn, serta mampu menunjukkan rasa percaya diri saat wawancara akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan,” ungkap Kiagus Rifdan Anshori.
Selama seminar, peserta memperoleh berbagai strategi praktis untuk memperluas jaringan profesional yang dapat mempercepat proses pencarian kerja. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan panduan menyusun profil LinkedIn yang profesional, mulai dari pembuatan headline, ringkasan profil, pengalaman kerja maupun organisasi, hingga optimalisasi fitur LinkedIn agar lebih mudah ditemukan oleh perekrut.
Tidak hanya itu, pada sesi Interview Practice and Readiness, peserta diajak memahami teknik menjawab pertanyaan wawancara kerja melalui simulasi dan pembahasan berbagai pertanyaan yang umum diajukan perusahaan. Materi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa saat mengikuti proses seleksi kerja.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mahasiswa aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar strategi memperoleh pekerjaan, membangun personal branding, memperluas networking, hingga menghadapi tantangan dalam proses rekrutmen. Tingginya partisipasi tersebut menunjukkan semakin besarnya kesadaran mahasiswa akan pentingnya mempersiapkan diri sebelum memasuki dunia profesional.
Melalui Seminar Karier dan Soft Skill ini, Program Studi Sistem Informasi Kampus Utama berharap mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi dunia kerja. Dengan bekal kompetensi akademik yang didukung kemampuan komunikasi, networking, personal branding, dan kesiapan wawancara, lulusan diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas peluang karier, serta menjadi sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan siap memberikan kontribusi bagi dunia industri maupun masyarakat.