Siapkan Pembelajaran Berbasis Industri, UBSI Kampus Tegal Gelar Workshop Laravel
BSINews, Tegal – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Sistem Informasi Kampus Tegal menyelenggarakan Workshop Membangun Backend dan Frontend Website Dinamis Kampus Utama dan PSDKU bertema “Fullstack Web Development: Integrasi Back-End Laravel & Front-End Interaktif dalam Pengembangan Aplikasi Website Dinamis”. Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (12/3) hingga Kamis (13/3) ini diikuti oleh 67 dosen pengampu mata kuliah Web Programming II dan Web Programming III dari kampus utama maupun Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di lingkungan UBSI.
Workshop memperkuat kemampuan dosen dalam mengembangkan aplikasi web modern melalui integrasi backend dan frontend.
Workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi dosen dalam mengembangkan aplikasi web secara fullstack, mulai dari penguasaan backend hingga frontend. Kemampuan tersebut dinilai penting agar materi pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa semakin selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri digital.
Ketua Program Studi Sistem Informasi (D3) UBSI Kampus Tegal, Sopian Aji, hadir sebagai narasumber utama. Ia membahas berbagai materi mulai dari instalasi dan konfigurasi Laravel, pengelolaan basis data menggunakan migration dan seeder, implementasi fitur CRUD, autentikasi pengguna, hingga integrasi frontend dengan berbagai layanan Application Programming Interface (API).
“Workshop ini kami selenggarakan untuk memperkuat kompetensi dosen dalam mengembangkan aplikasi web secara menyeluruh. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai integrasi backend dan frontend menggunakan Laravel, dosen diharapkan mampu menghadirkan proses pembelajaran yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan industri digital saat ini,” ujarnya dalam keterangan rilis, Jumat (13/3).
Baca juga: UBSI Bahas Transformasi Sistem Penilaian Mahasiswa dalam Rapat Dosen Sistem Informasi
Selama dua hari pelaksanaan, peserta juga mempraktikkan pembuatan berbagai fitur yang umum digunakan dalam aplikasi web modern, seperti autentikasi Google, shopping cart, integrasi API RajaOngkir, proses checkout, hingga manajemen pesanan. Selain memperkaya keterampilan teknis, workshop menjadi wadah bagi para dosen untuk berbagi pengalaman serta berdiskusi mengenai pengembangan metode pembelajaran yang lebih inovatif.
Menutup kegiatan tersebut, Sopian Aji berharap kompetensi yang diperoleh para dosen dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran di lingkungan UBSI.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh selama workshop ini dapat diimplementasikan dalam proses perkuliahan sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih komprehensif, mengikuti perkembangan teknologi, dan siap bersaing di dunia kerja maupun industri digital,” harapnya.(Niken)