UBSI Kampus Yogyakarta dan Kampus Solo Bekali Mahasiswa Hadapi BSI Explore 2026

0 8

BSINews, YogyakartaUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Bidang Kemahasiswaan menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi mahasiswa peserta BSI Explore 2026. Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (3/7) bertempat di UBSI kampus Yogyakarta dan diikuti oleh 24 mahasiswa ini bertujuan mempersiapkan peserta sebelum terjun ke lokasi pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

UBSI Bekali Mahasiswa Hadapi BSI Explore 2026

BSI Explore 2026 mengusung tema “Inspirasi Membangun Negeri”, yang mencerminkan semangat mahasiswa dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pada pelaksanaannya, program akan difokuskan pada kegiatan pemberdayaan di lingkungan sekolah dan masyarakat di Kecamatan Cawas dan Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Penanggung jawab BSI Explore 2026 UBSI kampus Yogyakarta dan kampus Solo, Yulianto, menjelaskan bahwa pembekalan menjadi tahapan penting untuk memastikan mahasiswa memiliki kesiapan sebelum menjalankan program pengabdian.

“BSI Explore merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus membangun kepedulian sosial melalui pengabdian kepada masyarakat. Melalui pembekalan ini, kami ingin memastikan setiap peserta memahami tujuan, mekanisme, serta mampu menjalankan program dengan penuh tanggung jawab sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Yulianto dalam keterangan rilis di Yogyakarta, Sabtu (4/7).

Pada sesi pertama, Wisnu Hadi menyampaikan materi mengenai kepemimpinan, manajemen, dan administrasi dalam pelaksanaan BSI Explore. Ia menekankan bahwa keberhasilan program pengabdian tidak hanya ditentukan oleh kualitas kegiatan, tetapi juga oleh kemampuan mahasiswa dalam membangun kerja sama tim, komunikasi yang efektif, serta pengelolaan administrasi yang tertib.

“Mahasiswa harus mampu menjadi pemimpin yang dapat bekerja sama, mengambil keputusan dengan tepat, dan bertanggung jawab terhadap setiap kegiatan yang dilaksanakan. Kemampuan tersebut akan menjadi bekal penting selama menjalankan program pengabdian di masyarakat,” jelasnya.

Sesi berikutnya menghadirkan Dr.Anik Andriani yang memaparkan materi mengenai Cetak Biru Alur Pendampingan sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan di lapangan. Menurut Anik, penyusunan alur pendampingan yang terstruktur akan membantu mahasiswa menghadirkan program yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Mahasiswa perlu mampu merancang kegiatan yang kreatif, interaktif, dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi peserta. Dengan perencanaan yang baik, program pengabdian tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat,” ungkapnya.

Baca  juga : Akselerasi Kemampuan Kreatif, UBSI Kampus Purwokerto Bekali Mahasiswa BSI Explore 2026 dengan Pelatihan Desain Digital

Melalui tema “Inspirasi Membangun Negeri”, Yulianto berharap seluruh peserta mampu melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi dedikasi, integritas, profesionalisme, dan semangat kolaborasi.

“Kehadiran mahasiswa di Kecamatan Cawas dan Kecamatan Bayat diharapkan tidak hanya memberikan solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial sebagai generasi penerus bangsa,” tutupnya. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.