Belajar Langsung dari Masyarakat: Desa Kampung Sawah Jadi Saksi BSI Explore 2026 UBSI!
BSINews, Jakarta – Desa Kampung Sawah di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini menjadi salah satu destinasi penting dalam agenda BSI Explore 2026.
Program tahunan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) ini menempatkan sejumlah mahasiswa dan dosen untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di berbagai desa mitra di seluruh Indonesia, termasuk di Kampung Sawah.
Baca juga : Survei Awal BSI Explore 2026, Mahasiswa UBSI Petakan Potensi dan Tantangan Desa Sukasari
Kegiatan BSI Explore 2026 sendiri merupakan inisiatif rutin yang melibatkan langsung para mahasiswa sebagai agen pelaksana dan dosen sebagai pendamping. Pada tahun ini, program ini mencakup sekitar 38 desa mitra di berbagai penjuru negeri, melibatkan kurang lebih 38 dosen dan 228 mahasiswa.
Rangkaian kegiatan ini secara resmi dimulai setelah acara pelepasan peserta pada (4/7/2026), di mana mahasiswa dan dosen pendamping kemudian bergerak menuju lokasi masing-masing untuk melaksanakan program kerja yang telah dirancang.
Salah satu kelompok yang mendapat kehormatan untuk berbakti di Desa Kampung Sawah terdiri dari enam mahasiswa, didampingi oleh satu Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Fajar Akbar, M.Kom, seorang dosen dari UBSI Kampus Slipi, dipercaya untuk memimpin dan membimbing tim ini.
“Penempatan mahasiswa di desa seperti Kampung Sawah ini merupakan kesempatan emas bagi mereka untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, memahami dinamika kehidupan sehari-hari, dan merasakan langsung tantangan serta kebutuhan di lapangan,” ujar Fajar Akbar, M.Kom, selaku DPL.
Tim BSI Explore yang bertugas di Kampung Sawah ini beranggotakan Ineza Citra Aulia sebagai ketua, Dwi Rizky Nania Lakatefa sebagai sekretaris, Dinda Fitriani Jamila sebagai bendahara, Kesya Suciani Putri dan Nuraini Putri Ramadi yang bertanggung jawab atas dokumentasi, serta Sindy Magdalena Harianja sebagai anggota.
Selama kurang lebih tiga minggu ke depan, keenam mahasiswa ini akan tinggal dan membaur dengan masyarakat setempat, melaksanakan berbagai program kerja yang telah disusun.
Penempatan mahasiswa di lingkungan pedesaan tidak hanya sekadar menjalankan agenda program, melainkan juga menjadi ajang pembelajaran yang krusial. Mereka dituntut untuk dapat memahami karakteristik dan kebutuhan unik dari setiap desa.
Hal ini penting agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang optimal dan sesuai dengan kondisi masyarakat. Selama tiga minggu di Kampung Sawah, para mahasiswa akan membangun komunikasi, memahami sisi sosial warga, serta mengembangkan potensi melalui kegiatan-kegiatan yang telah dipersiapkan.
“Ini adalah ruang pembelajaran yang luar biasa bagi kami. Kami tidak hanya belajar tentang akademik, tapi juga tentang bagaimana berkomunikasi efektif, bekerja sama dalam tim, memimpin, mengatur waktu, berinovasi, dan menyelesaikan masalah di lingkungan yang berbeda,” ungkap Ineza Citra Aulia, ketua tim mahasiswa BSI Explore Kampung Sawah.
Kehadiran DPL seperti Fajar Akbar juga dinilai sangat vital. “Bapak Fajar selalu memberikan arahan, membantu kami dalam koordinasi, dan mengevaluasi jalannya kegiatan. Ini sangat membantu kami saat menghadapi kendala di lapangan,” tambahnya.
Bagi masyarakat Desa Kampung Sawah, kehadiran mahasiswa UBSI diharapkan membawa pengalaman dan manfaat positif melalui berbagi pengetahuan dan keterampilan. Sementara bagi UBSI, kegiatan ini memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan masyarakat.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berupaya memberikan kontribusi nyata melalui kegiatan pengabdian masyarakat, melampaui batas-batas ruang kelas dan mengembangkan potensi generasi muda.
Lebih dari sekadar lokasi pelaksana, Desa Kampung Sawah menjadi jembatan antara dunia akademis dan kehidupan riil masyarakat. Para mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat, sementara masyarakat merasakan dampak positif dari berbagai program yang dijalankan.
BSI Explore 2026 di Kampung Sawah membuktikan bahwa pembelajaran dapat berlangsung di luar kampus. Pengalaman tiga minggu hidup bersama masyarakat diharapkan membentuk karakter mahasiswa menjadi lebih mandiri, bertanggung jawab, adaptif, dan berjiwa sosial.
Baca juga : BSI Explore 2026 Ikut Siapkan Semarak HUT ke 81 RI di Desa Kiarapayung
Dengan total keterlibatan 38 dosen dan 228 mahasiswa yang tersebar di 38 desa mitra, BSI Explore 2026 mengusung semangat pengabdian, pembelajaran, dan kolaborasi yang lebih luas. UBSI berharap kegiatan ini dapat semakin mendekatkan hubungan antara kampus dan masyarakat, di mana mahasiswa belajar dari masyarakat dan masyarakat merasakan manfaat kehadiran mereka.
Pada akhirnya, BSI Explore 2026 bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah perjalanan pembentukan karakter, pengembangan diri, dan penumbuhan kepedulian sosial yang berharga bagi seluruh pihak yang terlibat.