BSINews, Yogyakarta – Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, mengadakan pelatihan dasar Internet of Things (IoT) dan web untuk anggota Komunitas Digital Desa di Cengkawakrejo, Purworejo. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (9/11), pukul 09.00 hingga 12.00 dengan menghadirkan narasumber Gunawan Budi Sulistyo dan Tri Wahyudi, yang berbagi wawasan mengenai konsep serta penerapan praktis teknologi digital.
Pelatihan IoT dan Web untuk Komunitas Digital Desa
Kaprodi Sistem Informasi UBSI kampus Yogyakarta, Noor Hasan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut agar manfaatnya dirasakan tidak hanya oleh masyarakat Desa Cengkawakrejo, tetapi juga masyarakat Purworejo secara lebih luas.
“Kami berharap pelatihan ini bisa menjadi jembatan menuju pemberdayaan digital bagi masyarakat desa, sehingga teknologi dapat diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (11/11).
Baca juga : Dosen UBSI Hadiri Pelatihan TOT BPIP, Perkuat Peran dalam Penguatan Ideologi Pancasila
Gunawan membuka sesi pertama dengan pengenalan dasar IoT, menjelaskan bagaimana perangkat dapat saling terhubung melalui internet. Untuk memberi pengalaman praktis, peserta diajak membuat prototipe sederhana sistem penyiraman otomatis tanaman. Melalui praktik ini, peserta memahami bagaimana IoT mampu memberikan solusi inovatif, khususnya untuk sektor pertanian yang dekat dengan kehidupan pedesaan.
Pada sesi selanjutnya, Tri Wahyudi memperkenalkan dasar-dasar website dan pemanfaatannya sebagai sarana komunikasi maupun penggerak ekonomi desa. Ia juga mengenalkan OpenSID, aplikasi Sistem Informasi Desa yang memudahkan pengelolaan data dan administrasi pemerintah desa secara digital. Menurut Tri, website desa bahkan dapat menjadi sarana promosi produk lokal seperti kerajinan atau hasil pertanian agar menjangkau pasar yang lebih luas.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari masyarakat setempat. Rintang Wahyu Kurniawan, kader Desa Cerdas Cengkawakrejo, menyampaikan harapan agar pelatihan tidak berhenti pada pengenalan, melainkan dilanjutkan dengan pendampingan hingga implementasi nyata. “Kami ingin teknologi ini benar-benar diterapkan sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah desa,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, UBSI kampus Yogyakarta berkomitmen mendukung transformasi digital hingga tingkat desa. Kegiatan ini tidak hanya memberi pemahaman tentang IoT dan website, tetapi juga membekali masyarakat dengan keterampilan yang relevan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kemandirian digital. (Alisa)