UBSI Sukabumi Selenggarakan Seminar Strategis: Bekali Generasi Muda untuk Era Ekonomi Hijau dan Kewirausahaan Berbasis Teknologi

0 1

BSINews, Sukabumi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Sukabumi sukses menggelar Kuliah Umum bertajuk “Youth, Green Economy and Entrepreneurship: Driving The Future With Technology”.

Seminar yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa UBSI serta dari berbagai perguruan tinggi se-Sukabumi ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan pemahaman dan keterampilan yang esensial dalam menghadapi transformasi ekonomi hijau dan kewirausahaan di era digital.

Baca juga: Partisipasi UBSI Kampus Yogyakarta dalam Kuliah Umum Doktor Kajian Pariwisata UGM

Acara diselenggarakan di Aula UBSI kampus Sukabumi Kampus A, Jalan Raya Cemerlang No. 8, Sukakarya, Kota Sukabumi, pada Kamis (4/6/2026).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber kunci, Ari Kustiandi Ariffien, S.T., M.T., yang mewakili Prof. Dr. Sukro Muhab, M.Si., Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI. Ari Kustiandi, yang juga merupakan staf Ketenagakerjaan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Ditjen Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan RI, menekankan urgensi peran generasi muda dalam menghadapi dua gelombang perubahan besar dunia saat ini: transisi hijau dan transisi digital.

Dalam paparannya, Ari Kustiandi Ariffien menjelaskan bagaimana perkembangan teknologi yang pesat dan isu keberlanjutan lingkungan saling berkaitan, menciptakan kebutuhan tenaga kerja baru serta peluang usaha yang inovatif.

“Saat ini dunia sedang menghadapi transisi hijau dan transisi digital secara bersamaan. Generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi sekaligus memiliki kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan agar dapat menjadi bagian dari solusi dan menciptakan peluang baru di masa depan,” ujar Ari Kustiandi Ariffien.

Beliau juga menggarisbawahi konsep Green Economy sebagai sebuah sistem ekonomi yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan, tetapi juga pada kelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial.

Green economy bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga membuka peluang kerja dan usaha baru. Mahasiswa perlu membangun keterampilan digital, inovasi, dan kemampuan beradaptasi agar siap menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang,” tambahnya.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif turut berperan aktif dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan masa depan.

Para peserta seminar diperkenalkan dengan berbagai green skills yang krusial di dunia kerja, meliputi eco-literacy, inovasi hijau, praktik berkelanjutan, analisis data lingkungan, serta kemampuan adaptasi terhadap kemajuan teknologi dan regulasi.

Selain itu, wawasan mendalam mengenai peluang usaha berbasis teknologi yang mendukung ekonomi hijau seperti AgriTech, EnerTech, WasteTech, dan EduTech turut dibagikan.

Contoh-contoh startup dan inovasi digital yang berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk memulai ide bisnis yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Baca juga: Kupas Tuntas Audit Sektor Publik, UBSI Kampus Pontianak Gelar Kuliah Umum Bersama BPK

Acara berjalan dengan antusiasme tinggi, ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang memungkinkan peserta berdiskusi langsung mengenai berbagai tantangan, peluang, serta strategi efektif untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan industri masa depan yang kian mengedepankan teknologi dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Sukabumi bertekad untuk meningkatkan literasi digital dan green skills mahasiswa, mendorong pengembangan proyek nyata di lingkungan kampus, serta menumbuhkan inovasi dan wirausaha berkelanjutan yang signifikan bagi pembangunan ekonomi hijau di Indonesia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.