UMKM Bojonggede ‘Nggak Mau Ketinggalan Zaman’, Dosen Universitas BSI Ajarkan Jurus Jitu Kampanye di TikTok!
BSINews, Bogor – Sabtu, 5 Oktober 2024 lalu, ada yang beda di Aula Masjid Al Kautsar, Bojonggede. Bukan sekadar pengajian, tapi dosen-dosen dari Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) prodi Administrasi Bisnis, menggelar pengabdian masyarakat bertema “Pelatihan Langkah Efektif Kampanye Pembuatan Prospek di TikTok Dengan Formulir Instan Untuk UMKM Bojonggede.” Ya, benar! Mereka ngajarin UMKM setempat untuk ngiklan ala TikTok biar usaha mereka makin ngehits!
Dibantu oleh tim solid yang terdiri dari Ida Hendarsih sebagai ketua PM, dan para dosen keren lainnya seperti Suryanto Sosrowidigdo, Herudini Subariyanti, Faizal Roni, serta beberapa mahasiswa, pelatihan ini dihadiri oleh 25 pelaku UMKM dari berbagai bidang di Bojonggede. Kalau dulu UMKM ini masih main konvensional, sekarang mereka siap bertransformasi ke ranah digital.
Baca juga: Rahasia Dagang Laris, Pakai TikTok Shop! Cuan Melimpah dengan Cara Anti-Mainstream Ini!
Mungkin banyak yang mikir kalau TikTok cuma buat joget-joget, padahal salah besar! Aplikasi ini juga bisa jadi senjata ampuh buat para pelaku UMKM untuk kampanye marketing. Selama ini, banyak UMKM Bojonggede yang belum melek digital marketing. Nah, di pelatihan ini, mereka diajak kenalan sama fitur canggih Instant Forms di TikTok yang bikin gampang ngumpulin data prospek. Ini penting banget biar bisnis mereka gak tenggelam di tengah ramainya pasar digital.
Ida Hendarsih menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah membantu UMKM Bojonggede agar bisa bersaing lebih kuat di kancah nasional. “Kalau gak segera masuk ke dunia digital, UMKM ini bisa ketinggalan zaman dan susah bersaing,” katanya.
Para pelaku UMKM juga dihadapkan pada masalah klasik, yakni budget marketing yang cekak. Dengan TikTok, mereka bisa ngiklan lebih murah daripada pakai media konvensional. Dari makanan, jasa, sampai perdagangan, UMKM di Bojonggede ini bakal dipersenjatai strategi digital yang bikin produk mereka bisa dilirik banyak orang.
“Ini pelatihan penting banget buat kami yang masih awam sama dunia digital,” ujar Asep Sahri Ramdan, Ketua Forum UMKM Desa Bojonggede.
Faizal Roni, yang bertindak sebagai pemateri utama, juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi untuk menggenjot prospek. Dia gak cuma kasih teori, tapi juga langsung ngajak peserta praktik bikin kampanye iklan di TikTok. Pesertanya antusias banget, pertanyaan beruntun kayak hujan!
Baca juga: Tips Agar Konten Tiktok Cepat FYP Ala Universitas BSI untuk Siswa SMAN 4 Purwokerto
Dengan pelatihan ini, UMKM Bojonggede gak cuma dikasih teori, tapi juga diajari langkah-langkah praktis buat bikin kampanye yang efektif dan efisien. Peserta berharap bisa lebih memahami dan menggunakan platform digital seperti TikTok untuk memperluas jaringan pelanggan dan meningkatkan omset mereka.
“Pokoknya, UMKM Bojonggede siap jadi lebih kekinian dan berdaya saing tinggi,” tutup Ida Hendarsih sambil senyum lebar.(ACH)