BSINews, Jakarta – Dalam rangka mendorong keterbukaan informasi dan kemudahan akses bagi orang tua siswa serta masyarakat luas, RA Al-Falah Kembangan Utara, Jakarta, resmi meluncurkan sistem informasi sekolah berbasis web. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital lembaga pendidikan di tingkat dasar dalam menghadapi tantangan era 4.0.
Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi antara RA Al-Falah dan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, yang turut berperan aktif dalam mendukung digitalisasi pendidikan melalui proyek tugas akhir mereka. Website yang dikembangkan ini tidak hanya menjadi sarana penyebaran informasi, tetapi juga jembatan interaktif antara sekolah dan masyarakat.
Website ini dirancang khusus dengan berbagai fitur penting, seperti profil sekolah, daftar guru, berita dan pengumuman terkini, galeri kegiatan, serta formulir pendaftaran siswa baru secara daring. Dengan hadirnya platform ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi sekolah secara fleksibel kapan saja dan di mana saja tanpa perlu datang langsung ke sekolah.
Kepala RA Al-Falah, Sumiati, menyebutkan bahwa sistem ini menjadi solusi nyata dalam menjawab kebutuhan komunikasi yang cepat dan transparan antara sekolah dan orang tua.
“Sistem ini sangat membantu kami dalam menyampaikan informasi secara real-time. Orang tua siswa kini bisa memantau kegiatan dan pengumuman sekolah tanpa menunggu pengumuman manual,” ujar Sumiati.
Sistem informasi ini dikembangkan dengan metode Waterfall dan menggunakan bahasa pemrograman PHP, basis data MySQL, serta framework CodeIgniter 3. Struktur pengelolaan sistem dibuat dua tingkat, yakni admin sekolah dan pengguna umum. Admin memiliki akses penuh untuk mengelola konten seperti data guru, galeri kegiatan, berita, dan pengumuman, sedangkan pengguna umum atau orang tua siswa dapat mengakses informasi dan mengisi formulir pendaftaran secara daring.
Lilis Sartika, pengembang sistem sekaligus mahasiswa UBSI, menuturkan bahwa pembuatan sistem ini menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu secara langsung untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
“Sebelumnya, RA Al-Falah masih menyampaikan informasi secara manual. Dengan sistem ini, sekolah bisa lebih efisien dan modern. Kami berharap sistem ini terus dikembangkan ke depannya,” ungkap Lilis.
Lebih dari sekadar inovasi teknologi, sistem informasi ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa UBSI dalam memajukan pendidikan di tingkat akar rumput. Proyek ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah dapat menghasilkan solusi bermanfaat yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kehadiran sistem ini diharapkan tidak hanya mempercepat penyebaran informasi, tetapi juga meningkatkan profesionalitas dalam pengelolaan sekolah. Selain itu, website sekolah berbasis web ini juga menjadi bagian dari upaya membangun citra digital RA Al-Falah agar lebih adaptif dan responsif di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. (Yusna)