Workshop dan Uji Kompetensi ERP Bekali Mahasiswa dengan Kompetensi Industri Bersama PT Jidoka System Indonesia
BSINews, Jakarta — Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membuat kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi terus meningkat. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Informatika, kembali memperkuat kolaborasi dengan dunia industri melalui penyelenggaraan Workshop dan Uji Kompetensi Enterprise Resource Planning (ERP) bagi mahasiswa semester 8 pada 10-13 Juli 2026.
Workshop dan Uji Kompetensi ERP Bekali Mahasiswa dengan Kompetensi Industri Bersama PT Jidoka System Indonesia
Kegiatan ini menghadirkan Tatang dari PT Jidoka System Indonesia sebagai narasumber sekaligus penguji dalam program sertifikasi vendor. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai penerapan sistem ERP sekaligus meningkatkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Workshop ERP yang memberikan pembekalan kepada mahasiswa mengenai konsep, implementasi, serta peran Enterprise Resource Planning dalam mendukung transformasi digital di dunia industri. Selanjutnya, sebagai tindak lanjut dari pembelajaran tersebut, mahasiswa mengikuti Uji Kompetensi ERP sebagai bagian dari proses sertifikasi vendor PT Jidoka System Indonesia.
Dalam workshop, peserta memperoleh pemahaman mengenai ERP sebagai sistem informasi terintegrasi yang menghubungkan berbagai fungsi bisnis, mulai dari penjualan, pembelian, persediaan, produksi, keuangan, hingga sumber daya manusia dalam satu basis data yang terpusat. Penerapan sistem tersebut dapat membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta memastikan proses bisnis berjalan secara terintegrasi dan real-time.
Mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai platform ERP yang banyak digunakan di dunia industri, seperti SAP, Oracle NetSuite, Microsoft Dynamics 365, Odoo, dan ERPNext. Selain membahas karakteristik masing-masing platform, peserta mendapatkan wawasan mengenai berbagai tantangan dalam implementasi ERP, mulai dari kompleksitas proses bisnis, migrasi data, manajemen perubahan organisasi, hingga integrasi dengan sistem yang telah berjalan.
Tatang menjelaskan bahwa pemahaman mengenai ERP menjadi salah satu kompetensi yang penting bagi mahasiswa teknologi informasi karena sistem tersebut memiliki keterkaitan erat dengan proses bisnis di perusahaan.
“Mahasiswa perlu memahami bahwa ERP bukan hanya tentang penggunaan sebuah aplikasi, tetapi juga bagaimana teknologi dapat mengintegrasikan berbagai proses bisnis dalam perusahaan. Karena itu, pemahaman terhadap alur bisnis, kemampuan analisis, serta penguasaan teknologi menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk dapat beradaptasi dengan kebutuhan industri,” ujar Tatang dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Senin (13/7).
Baca Juga : Kolaborasi DICO, UBSI, dan MGMP Perkuat Kompetensi Guru melalui AI Generatif
Tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai peluang karier di bidang ERP, seperti ERP Functional Consultant, ERP Developer, Business Analyst, Project Manager, Support and Quality Assurance, hingga Trainer atau Functional Support. Narasumber menekankan bahwa lulusan teknologi informasi perlu menguasai keterampilan teknis seperti pemrograman, basis data, SQL, dan pemahaman proses bisnis yang didukung kemampuan komunikasi, analisis, serta penyelesaian masalah.
Sebagai bagian dari pembelajaran, mahasiswa juga mengikuti demonstrasi alur bisnis menggunakan platform Odoo yang memperlihatkan proses Order-to-Cash. Demonstrasi tersebut mencakup proses pembuatan sales order, pengelolaan persediaan, pengiriman barang, penerbitan invoice, hingga pencatatan pembayaran dalam satu sistem ERP yang saling terintegrasi. Melalui praktik tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai penerapan ERP yang banyak digunakan dalam proses bisnis perusahaan.
Setelah mengikuti workshop, mahasiswa melaksanakan Uji Kompetensi ERP pada 10 dan 13 Juli 2026. Ujian ini menjadi bagian dari program sertifikasi vendor PT Jidoka System Indonesia yang dirancang untuk mengukur pemahaman peserta terhadap konsep ERP, proses bisnis terintegrasi, serta implementasi dasar sistem ERP sesuai dengan kebutuhan industri.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Kolaborasi bersama PT Jidoka System Indonesia diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus mencetak lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di tengah perkembangan industri digital yang semakin dinamis. (Safika)