Dosen UBSI Kampus Pontianak Perkenalkan Gamifikasi Pembelajaran untuk Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus
BSINews, Pontianak — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan dosen UBSI kampus Pontianak di SLBN Rasau Jaya, Jalan Pendidikan No. 2, RW Patok 2, Rasau Jaya Satu, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (13/6).
Dosen UBSI Kampus Pontianak Perkenalkan Gamifikasi Pembelajaran untuk Tingkatkan Motivasi Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus
Kegiatan ini diinisiasi oleh tim dosen yang terdiri atas Reza Maulana, Yoki Firmansyah, Siti Nurdiani, dan Muhammad Kamal Reza. Mengusung tema pemanfaatan metode pembelajaran inovatif, kegiatan tersebut bertujuan membekali para guru dengan pemahaman mengenai penerapan gamifikasi dalam proses belajar mengajar, khususnya bagi peserta didik berkebutuhan khusus.
Dalam kesempatan tersebut, Reza Maulana menjadi narasumber utama dengan menyampaikan materi bertajuk “Gamifikasi dalam Pembelajaran sebagai Strategi Meningkatkan Motivasi dan Keterlibatan Siswa.” Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar gamifikasi, manfaat penerapannya di dunia pendidikan, hingga contoh implementasi sederhana yang dapat diterapkan oleh guru di ruang kelas.
“Gamifikasi bukan sekadar bermain dalam kelas, tetapi bagaimana kita memanfaatkan elemen permainan seperti poin, tantangan, penghargaan, dan level untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Pendekatan ini sangat relevan diterapkan pada berbagai jenjang pendidikan, termasuk di sekolah luar biasa, karena mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna,” jelas Reza dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Sabtu (13/6).
Baca Juga : Solo dalam Genggaman: Gamifikasi sebagai Kunci Pengalaman Wisata yang Tak Terlupakan
Ia berharap para guru dapat mulai mengadaptasi konsep gamifikasi sesuai karakteristik peserta didik sehingga proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan mampu meningkatkan partisipasi siswa.
“Melalui kegiatan ini kami berharap para guru mendapatkan wawasan baru mengenai strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif. Dengan memanfaatkan gamifikasi, proses belajar dapat menjadi lebih interaktif sehingga siswa terdorong untuk berpartisipasi aktif dan mencapai tujuan pembelajaran dengan lebih baik,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para guru SLBN Rasau Jaya tampak antusias menggali berbagai peluang penerapan gamifikasi pada mata pelajaran yang mereka ampu, sekaligus berbagi pengalaman mengenai tantangan pembelajaran di sekolah luar biasa.
Ketua tim pengabdian, Yoki Firmansyah, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UBSI Pontianak untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan melalui kolaborasi dengan sekolah-sekolah di Kalimantan Barat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada satu kali pertemuan, tetapi menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah. Melalui berbagi pengetahuan dan inovasi pembelajaran, kami ingin bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan yang inklusif dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era digital,” ujar Yoki.
Baca Juga : Dosen UBSI Rangking Lima Aplikasi Android Anti-Prokrastinasi, Ini yang Paling Ampuh untuk Mahasiswa
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, UBSI kampus Pontianak berharap para guru semakin termotivasi untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berpusat pada kebutuhan peserta didik. Sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan diharapkan mampu menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih berkualitas serta mendukung peningkatan kompetensi pendidik secara berkelanjutan. (Safika)