BSINews, Tasikmalaya – Membekali mahasiswa dengan keterampilan dan wawasan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja menjadi fokus utama Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya. Sebagai bagian dari upaya tersebut, prodi ini menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) dan EXPO PKL 2025 pada Jumat (8/8) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi langkah awal penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja, sekaligus mendorong pelaksanaan PKL yang berkualitas dan inovatif.
Sosialisasi PKL dan EXPO PKL 2025
Dalam kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam terkait tujuan, mekanisme, dan manfaat pelaksanaan PKL serta EXPO PKL. Deddy Supriadi memaparkan materi sosialisasi PKL dengan menekankan pentingnya pengalaman kerja nyata sebagai jembatan antara teori dan praktik. Sementara itu, Ir. Tuti Alawiyah memaparkan aspek teknis pelaksanaan EXPO PKL, mulai dari proses evaluasi, penilaian, hingga pelaporan progres kerja mahasiswa.
Sosialisasi ini membantu mahasiswa menentukan lokasi PKL yang sesuai, menyusun laporan berdasarkan panduan resmi, serta mendorong lahirnya inovasi selama pelaksanaan. Peserta juga dibekali informasi mengenai kriteria penilaian, peran pembimbing, dan strategi pelaporan hasil kerja.
Antusiasme peserta terlihat dari perhatian dan keterlibatan aktif selama pemaparan materi. Banyak dari mereka mengaku mendapatkan pengetahuan baru yang belum pernah mereka peroleh sebelumnya, terutama terkait strategi mempersiapkan PKL secara efektif. Salah satunya diungkapkan oleh Yassin, yang merasakan manfaat besar dari kegiatan ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan gambaran jelas tentang pelaksanaan PKL, termasuk proses penilaian dan pelaporan. Penjelasan narasumber sangat detail dan membuka wawasan saya tentang pentingnya PKL sebagai bekal menghadapi dunia kerja,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (8/8).
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memahami bahwa PKL bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan sarana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan sikap profesional. Sosialisasi sejak dini diyakini dapat meningkatkan kualitas tugas akhir sekaligus menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja setelah lulus. Bagi siswa SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di kampus yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menawarkan program studi unggulan, fasilitas modern, dan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri.(Tiara Sari)