UBSI Kampus Sukabumi Tunjukkan Dampak Nyata Pengabdian Masyarakat Lewat Monev Eksternal
BSINews, Sukabumi – Perkembangan program pengabdian masyarakat terus mendapat perhatian dari berbagai perguruan tinggi, termasuk di Kota Sukabumi. Melihat hal ini, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi menunjukkan komitmennya melalui partisipasi aktif dosen dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Eksternal Program Pengabdian Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Teknologi (Ditjen Risetbang) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) pada Jumat (10/10).
Kegiatan ini menjadi ajang pembuktian akuntabilitas serta efektivitas program pengabdian yang dijalankan para dosen.
Dosen UBSI Kampus Sukabumi Tunjukkan Hasil Nyata Program Pengabdian Masyarakat
Keikutsertaan tim dosen UBSI kampus Sukabumi dalam Monev eksternal ini menunjukkan komitmen tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Mereka mempresentasikan capaian dan dampak nyata dari program pengabdian masyarakat yang telah diimplementasikan sepanjang tahun 2025.
Lis Saumi Ramdhani, selaku ketua pelaksana program kemitraan masyarakat, memaparkan hasil implementasi program Pendampingan Optimalisasi Produksi Maggot di Bank Sampah IPPEC Sukabumi untuk meningkatkan perekonomian lokal.
“Program kami berfokus pada peningkatan kapasitas usaha mikro melalui penguasaan teknologi digital. Kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan hingga peserta mampu mengelola pemasaran online secara mandiri,” ucap Lis Saumi dalam keterangan rilis, Rabu (15/10).
Baca juga: UBSI Sukabumi Hadirkan Masa Pengkaderan HIMASA sebagai Fondasi Kaderisasi Mahasiswa
Prof. I Wayan Budiastra, selaku reviewer utama, memberikan apresiasi terhadap program yang ditampilkan.
“Kami melihat inovasi dan dampak sosial yang signifikan dari program-program yang diusung, termasuk dari UBSI Sukabumi. Pendekatan berbasis teknologi dan solusi riil untuk masyarakat menjadi nilai tambah yang sangat kami hargai,” ucapnya.
Proses evaluasi berlangsung ketat, mencakup analisis mendalam terhadap perencanaan, implementasi, serta kelayakan keberlanjutan program. Tim dosen UBSI kampus Sukabumi berhasil menunjukkan bagaimana program pengabdian mereka tidak hanya menyentuh aspek teoritis, tetapi juga memberikan solusi praktis dan berkelanjutan bagi mitra masyarakat.
Partisipasi dalam Monev eksternal ini menjadi momentum penting bagi UBSI kampus Sukabumi untuk terus meningkatkan kualitas dan dampak program pengabdian masyarakat. Keberhasilan kegiatan ini juga membuktikan bahwa perguruan tinggi swasta memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan sosial melalui berbagai inisiatif pengabdian.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI kampus Sukabumi berharap partisipasi ini dapat terus mendorong inovasi akademik yang berdampak luas bagi masyarakat, sejalan dengan visi Kemdiktisaintek untuk mentransformasi hasil inovasi akademik menjadi solusi yang membumi dan bermanfaat.(Dina Olivia)