EXORA Antar Mahasiswa UBSI Raih Bronze Medal di Pekan Inovasi Nasional 2026 Lewat Platform Ekspor Digital untuk Petani Lokal

0 6

BSINews, Jakarta – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim inovasi EXORA berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Pekan Inovasi Nasional (PEKAN) 2026 yang diselenggarakan pada 28–29 Juli 2026 di Universitas Mercu Buana.

Penghargaan tersebut diraih melalui karya bertajuk “EXORA: Menghubungkan Petani Lokal ke Pasar Global melalui Platform Ekspor B2B Interaktif”, sebuah solusi digital yang dirancang untuk memperluas akses pasar ekspor bagi petani Indonesia.

Baca juga: SIPILAH Antar Mahasiswa UBSI Raih Medali Emas di Pekan Inovasi Nasional 2026 Lewat Inovasi Tempat Sampah Pintar Berbasis AI

Pekan Inovasi Nasional 2026 mengangkat tema “Akselerasi Inovasi Kolaboratif untuk Transformasi dan Daya Saing Global” serta menjadi ajang bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menghadirkan inovasi berbasis riset yang mampu menjawab tantangan di berbagai sektor. Keberhasilan EXORA menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi solusi dalam meningkatkan daya saing sektor pertanian Indonesia di pasar internasional.

Tim pengembang EXORA terdiri atas Ardhya Indra Rajasa, Muhammad Raihan, Abidllah Riyansyah Putra, Muhammad Rifqy Ramdhan, dan Rendy Roviardi Permana. Melalui pendekatan Business-to-Business (B2B), platform ini membangun ekosistem digital yang menghubungkan petani, koperasi, eksportir, dan pembeli internasional dalam satu sistem terpadu sehingga proses promosi produk, komunikasi bisnis, hingga penjajakan kerja sama ekspor dapat dilakukan secara lebih efektif, efisien, dan transparan.

Inovasi EXORA lahir dari keprihatinan terhadap masih terbatasnya akses petani lokal menuju pasar global. Meskipun banyak komoditas pertanian Indonesia memiliki kualitas yang mampu bersaing, tidak sedikit petani yang masih menghadapi kendala dalam memperoleh informasi pasar, membangun jaringan bisnis internasional, hingga memahami proses ekspor yang relatif kompleks.

Melalui platform digital ini, EXORA hadir sebagai jembatan yang membantu memperpendek rantai distribusi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk pertanian Indonesia.

Platform EXORA dirancang untuk mempermudah proses kolaborasi antar pelaku usaha di sektor agribisnis. Dengan menghadirkan ruang interaksi antara produsen dan calon pembeli dari berbagai negara, platform ini diharapkan mampu meningkatkan peluang ekspor sekaligus memberikan nilai tambah bagi komoditas lokal. Pendekatan digital yang diterapkan juga mendukung terciptanya proses bisnis yang lebih terbuka, terukur, dan mudah diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.

Dosen pembimbing tim, Hendra Supendar, mengatakan bahwa capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghasilkan inovasi yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya mampu mengembangkan teknologi, tetapi juga menghadirkan inovasi yang memberikan solusi nyata bagi persoalan masyarakat. Kami berharap EXORA terus disempurnakan sehingga memiliki peluang untuk diimplementasikan secara lebih luas dalam mendukung digitalisasi sektor agribisnis nasional,” ujar Hendra dalam keterangan rilis yang diterima pada Rabu (5/8).

Keberhasilan meraih Bronze Medal menjadi motivasi bagi tim untuk terus mengembangkan EXORA agar mampu menjawab kebutuhan industri yang semakin kompleks. Pengembangan selanjutnya akan difokuskan pada integrasi analisis pasar, sistem pencocokan buyer-supplier berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta dukungan layanan logistik dan pembayaran internasional. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia sekaligus membuka peluang ekspor yang lebih besar bagi petani maupun pelaku UMKM.

Prestasi yang diraih tim EXORA semakin mempertegas komitmen Universitas Bina Sarana Informatika sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendorong budaya riset, inovasi, dan kewirausahaan berbasis teknologi. Melalui pembelajaran berbasis proyek, kolaborasi, dan partisipasi aktif dalam berbagai kompetisi nasional, UBSI terus mendukung mahasiswanya untuk menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan kemajuan bangsa.

Baca juga: AquaWarn Antar Mahasiswa UBSI Raih Medali Perak di Pekan Inovasi Nasional 2026

Informasi mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), program studi, beasiswa, dan berbagai kegiatan akademik dapat diakses melalui https://pmbubsi.id atau https://bsi.ac.id.

Bersama UBSI, mahasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan berkualitas, tetapi juga didorong menciptakan inovasi yang berdampak bagi masyarakat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Leave A Reply

Your email address will not be published.