Mahasiswa Penyiaran D3 UBSI Kampus Jakarta Ikuti Workshop Produksi Program Berita Televisi Bersama Praktisi Industri Media
BSINews, Jakarta — Sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang siap bersaing di industri kreatif dan media, Program Studi Penyiaran (D3) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan Workshop Program Berita TV pada Rabu (8/7). Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa semester 4 dan bertujuan meningkatkan kompetensi dalam memahami proses produksi program berita televisi sesuai standar industri penyiaran.
Mahasiswa Penyiaran D3 UBSI Kampus Jakarta Ikuti Workshop Produksi Program Berita Televisi Bersama Praktisi Industri Media
Workshop menghadirkan dua praktisi media nasional, yakni Heru Sudinta dari TVOne dan Arifilmiansyah P. Harahap dari iNews. Keduanya membagikan pengalaman dan wawasan mengenai proses produksi program berita televisi, mulai dari perencanaan liputan, teknik peliputan, penulisan naskah berita, hingga proses produksi di studio.
Pelaksanaan workshop dibagi menjadi dua sesi agar seluruh mahasiswa memperoleh kesempatan belajar secara optimal. Sesi pertama berlangsung pukul 08.00–12.00 WIB dan diikuti mahasiswa Program Studi Penyiaran Kampus Pemuda. Sementara sesi kedua dilaksanakan pukul 12.00–17.00 WIB bagi mahasiswa Program Studi Penyiaran Kampus Ciledug.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga berdiskusi langsung dengan para praktisi mengenai dinamika dunia kerja di industri televisi. Berbagai pengalaman nyata yang dibagikan narasumber memberikan gambaran tentang tantangan, etika jurnalistik, serta kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang insan penyiaran profesional.
Heru Sudinta menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia di bidang penyiaran untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
“Industri media saat ini bergerak sangat cepat. Seorang jurnalis televisi tidak hanya dituntut menguasai teknik produksi, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami etika jurnalistik, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Rabu (8/7).
Baca Juga : Program D3 Penyiaran 2025: Info Kuliah, Prospek Kerja & Kampus Terbaik | BSI University
Sementara itu, Arifilmiansyah P. Harahap menyampaikan bahwa pengalaman praktik seperti workshop ini menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja.
“Mahasiswa perlu memahami kondisi nyata di industri sejak dini. Dengan mengenal proses produksi berita secara langsung, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan dan mampu mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri penyiaran,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Penyiaran (D3) UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri melalui kolaborasi bersama para praktisi media. Diharapkan, workshop ini dapat memperkaya wawasan, meningkatkan keterampilan teknis, serta mempersiapkan mahasiswa menjadi insan penyiaran yang profesional, adaptif, dan siap berkontribusi di industri media nasional. (Safika)