Tak Cukup Berlatih, BSI Flash 2027 Buktikan Kompetisi Penting untuk Talenta Muda

0 4

BSINews, Bogor-Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar BSI Flash 2027 Festival Liga Antarsekolah Indonesia di Sport Center UBSI Cilebut, Bogor, pada 3–9 September 2026. Menghadirkan cabang olahraga futsal putra serta bola voli putra dan putri, kegiatan ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.

Pelaksanaan BSI Flash 2027 mendapat perhatian dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor. Analis Kebijakan Muda Dispora Kota Bogor, Rosati Widipoyanti,  menilai kehadiran turnamen seperti ini penting bagi perkembangan atlet muda. Menurutnya, semakin banyak kompetisi yang diikuti, semakin besar pula kesempatan atlet untuk mengembangkan kemampuan dan mental bertanding.

Baca juga:Adu Jago Tanpa Adu Ego, BSI Flash 2027 Jadi Panggung Talenta Muda Indonesia

Kegiatan olahraga bagi pelajar tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis. Para peserta juga belajar menghadapi tekanan pertandingan, berkomunikasi dengan rekan satu tim, mengenal lawan dari berbagai daerah, serta membangun sikap sportif selama kompetisi berlangsung.

BSI Flash 2027 Dorong Talenta Muda Berani Naik Level

“Kesannya sangat bagus ya, karena memang untuk atlet-atlet muda itu dibutuhkan banyak turnamen. Seperti ini berarti BSI sangat mendukung keterampilan dan skill setiap atlet,” ujar Rosati.

Menurut Rosati, antusiasme peserta dalam BSI Flash 2027 juga tidak terlepas dari tingginya minat masyarakat terhadap olahraga, khususnya bola voli. Peserta yang mengikuti kompetisi berasal dari sejumlah wilayah, termasuk Depok, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, hingga Sukabumi.

Bagi atlet muda, kesempatan mengikuti pertandingan menjadi bagian dari proses membangun pengalaman. Latihan yang dilakukan secara rutin akan semakin berkembang ketika peserta mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan dalam kompetisi nyata.

“Turnamen-turnamen seperti ini sangat penting untuk memajukan prestasi ke depannya, terutama untuk pengalaman mereka bertanding. Kalau hanya latihan-latihan saja dan tidak ada event, kasihan juga mereka. Jadi, lebih banyak event tentu lebih bagus,” jelasnya.

Selain kemampuan olahraga, Rosati melihat terdapat sejumlah nilai yang dapat diperoleh pelajar melalui kompetisi. Mental menjadi salah satu aspek yang menurutnya sangat penting karena atlet harus mampu menghadapi kemenangan maupun kekalahan tanpa mudah menyerah.

Pertemuan dengan banyak peserta dari sekolah dan daerah berbeda juga memberikan pengalaman sosial bagi pelajar. Mereka belajar berkomunikasi, membangun pergaulan, bekerja sama, serta memahami pentingnya sikap sportif dalam sebuah pertandingan

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan. BSI Flash 2027 menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan talenta pelajar melalui kompetisi yang memberikan pengalaman langsung sekaligus kesempatan untuk menunjukkan kemampuan.

Rosati berharap BSI Flash dapat terus berkembang dengan menghadirkan lebih banyak cabang olahraga dan menjangkau peserta dari wilayah yang lebih luas. Menurutnya, kegiatan serupa tidak harus berhenti pada futsal dan bola voli, tetapi dapat dikembangkan ke cabang olahraga lain seperti tenis meja maupun olahraga bela diri.

Ia juga berharap BSI Flash ke depan dapat berkembang menjadi turnamen yang lebih besar dengan cakupan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan semakin luasnya jangkauan kompetisi, peluang bagi atlet muda untuk menemukan pengalaman dan menunjukkan prestasi juga semakin terbuka.

“Ini sangat membantu sekali dengan adanya event seperti ini. Jangan sampai berhenti hanya di tiga cabang olahraga dan tidak hanya berhenti di beberapa kabupaten atau kota. Mudah-mudahan bisa berkembang lagi ke berbagai cabang olahraga dan menjadi open turnamen yang lebih besar, bahkan bisa sampai Indonesia Open,” ungkap Rosati.

Baca juga:BSI Flash Se-Bogor Raya 2026 Segera Digelar, Futsal dan Bola Voli Jadi Andalan

Menurut Rosati, perjalanan seorang atlet membutuhkan keberanian untuk terus berkembang. Kompetisi yang diikuti hari ini seharusnya tidak menjadi titik akhir, melainkan menjadi salah satu tahapan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Jaga sportivitas, jaga etiket, dan harus punya motivasi. Jangan hanya sampai di sini. Kita harus punya cita-cita yang lebih tinggi dan harus ada yang diraih, karena di dunia olahraga banyak sekali pengalaman yang bisa membawa kita lebih jauh,” tutup

Leave A Reply

Your email address will not be published.