Karya Mahasiswa UBSI Dorong PT Madya Puji Rahayu Tinggalkan Sistem Inventori Manual
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menunjukkan kontribusinya dalam mendukung transformasi digital di dunia industri. Dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Angkasawari Sakti dan Mahathirtama Ahmad, berhasil merancang sekaligus mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Inventori Material Berbasis Web di PT Madya Puji Rahayu pada Sabtu (4/7) sebagai bagian dari tugas akhir mereka.
Angkasawari Sakti mengaku bersyukur karena hasil penelitian yang dikerjakannya bersama tim dapat diimplementasikan secara langsung di dunia industri. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran berharga sekaligus membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh selama perkuliahan mampu memberikan solusi nyata bagi perusahaan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena sistem yang kami kembangkan dapat diterapkan secara langsung di PT Madya Puji Rahayu. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami karena dapat melihat hasil pembelajaran di kampus benar-benar memberikan manfaat bagi perusahaan. Semoga sistem ini dapat membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan inventori dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan inovasi di bidang teknologi informasi,” ujarnya dalam keterangan riilis Sabtu (4/7).
Pengembangan sistem informasi berbasis web menjadi solusi digital untuk mempercepat pengelolaan persediaan material secara real-time.
Pengembangan sistem tersebut mendapat bimbingan dari dosen Program Studi Sistem Informasi UBSI, Susy Rosyida dan Ahmad Fauzi. Sistem dirancang untuk membantu perusahaan manufaktur tersebut beralih dari proses pencatatan manual menuju pengelolaan inventori yang terintegrasi dan berbasis web.
Sebelum sistem diterapkan, pencatatan barang masuk dan keluar masih dilakukan menggunakan buku maupun lembar kerja sederhana. Kondisi tersebut kerap menimbulkan keterlambatan pencatatan, kesalahan perhitungan stok, kesulitan pencarian data, hingga risiko kehilangan dokumen. Melalui sistem baru ini, seluruh proses mulai dari Purchase Request, Purchase Order, Good Receipt, Good Issue, Stock Opname, Quality Control, hingga pemantauan stok kini dapat dilakukan dalam satu platform secara real-time.
Selain meningkatkan efisiensi operasional, sistem juga menerapkan mekanisme role-based access control dengan tiga tingkatan pengguna, yaitu pimpinan, kepala gudang, dan pegawai. Pembagian hak akses tersebut dirancang untuk menjaga keamanan data sekaligus meminimalkan risiko kesalahan pencatatan.
Baca juga: UBSI Hadir Perkuat Tata Kelola UMKM Baduy demi Ekonomi Lokal Berkelanjutan
Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan basis data MySQL serta metode Agile menggunakan kerangka kerja Scrum. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh fungsi utama sistem berjalan dengan tingkat keberhasilan mencapai 100 persen, mulai dari proses login, pengelolaan transaksi, hingga penyusunan laporan.
Pihak manajemen PT Madya Puji Rahayu, Heri Prasityo, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dihasilkan mahasiswa UBSI. Menurutnya, sistem tersebut memberikan dampak positif terhadap proses pengelolaan persediaan di perusahaan.
“Penerapan sistem ini menjadi langkah penting bagi kami dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan. Data stok kini dapat dipantau kapan saja secara real-time, proses pencatatan menjadi lebih cepat dan minim kesalahan, serta laporan dapat dihasilkan tanpa perlu direkap ulang secara manual. Kami mengapresiasi kontribusi para mahasiswa UBSI yang telah membantu proses transformasi digital di perusahaan kami,” ungkapnya.
Mahathirtama Ahmad berharap inovasi yang telah dikembangkan bersama rekannya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat maupun dunia industri.
“Kami berharap sistem ini dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan perusahaan dan menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menghadirkan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri. Semoga semakin banyak mahasiswa UBSI yang berani berinovasi, berkolaborasi dengan dunia usaha, serta menghasilkan karya yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan teknologi di Indonesia,” tuturnya.(Niken)