Audit Laporan Kinerja Dekan FTI UBSI Berbasis Renstra Perkuat Tata Kelola dan Capaian Strategis
BSINews, Jakarta — Capaian program kerja dan arah pengembangan Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) menjadi fokus dalam pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Laporan Kinerja Dekan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif. Audit yang dilaksanakan pada Selasa (11/8) ini dilakukan dengan mengacu pada dokumen Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Operasional (Renop) FTI.
Audit Laporan Kinerja Dekan FTI UBSI Berbasis Renstra Perkuat Tata Kelola dan Capaian Strategis
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dalam memastikan setiap sasaran strategis, program kerja, indikator kinerja, dan target fakultas dilaksanakan secara terarah serta didukung bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam pelaksanaan audit, Rachmat Adi Purnama selaku Dekan Fakultas Teknik dan Informatika hadir sebagai auditee, sementara Ela Nurelasari bertugas sebagai auditor.
Proses audit dilakukan melalui pemeriksaan dokumen, verifikasi bukti objektif, klarifikasi, serta diskusi antara auditor dan auditee. Pemeriksaan difokuskan pada kesesuaian antara perencanaan yang telah ditetapkan dengan pelaksanaan program, ketercapaian indikator kinerja, serta bukti pendukung atas pencapaian target Fakultas Teknik dan Informatika.
Melalui proses tersebut, pelaksanaan program kerja fakultas tidak hanya dilihat dari terlaksananya suatu kegiatan, tetapi juga dari keterkaitannya dengan sasaran strategis yang telah ditetapkan dalam Renstra dan Renop.
Dekan Fakultas Teknik dan Informatika, Rachmat Adi Purnama, menyampaikan bahwa pelaksanaan AMI menjadi kesempatan penting bagi fakultas untuk melakukan evaluasi terhadap capaian kinerja sekaligus melihat berbagai aspek yang masih memerlukan penguatan.
“Audit ini menjadi momentum bagi kami untuk melihat kembali sejauh mana program kerja dan target yang telah direncanakan dapat direalisasikan. Hasil evaluasi yang diperoleh diharapkan menjadi dasar untuk melakukan perbaikan serta menyusun langkah pengembangan Fakultas Teknik dan Informatika pada periode berikutnya,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Jum’at (21/8).
Baca Juga : Perkuat Budaya Mutu, Prodi Sistem Informasi Akuntansi D3 UBSI Kampus Surakarta Jalani Audit Mutu Internal
Sementara itu, auditor Ela Nurelasari melakukan proses pemeriksaan secara objektif dan sistematis dengan mengacu pada indikator serta target yang tercantum dalam dokumen Renstra dan Renop FTI.
“Melalui audit laporan kinerja ini, kami melihat kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan capaian yang telah diperoleh. Bukti objektif menjadi bagian penting dalam proses audit agar setiap capaian dapat diukur dan dievaluasi secara jelas, sehingga rekomendasi yang dihasilkan dapat menjadi masukan bagi peningkatan efektivitas pengelolaan fakultas,” ungkapnya.
Baca Juga : AMI Laporan Kinerja Bagian Beasiswa UBSI Dorong Penguatan Tata Kelola dan Layanan Mahasiswa
Hasil pelaksanaan audit selanjutnya menjadi bahan evaluasi bagi Fakultas Teknik dan Informatika untuk mempertahankan berbagai capaian yang telah berjalan baik sekaligus melakukan tindak lanjut terhadap aspek-aspek yang masih memerlukan peningkatan.
Pelaksanaan AMI Laporan Kinerja Dekan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya mutu melalui proses evaluasi dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Setiap hasil evaluasi diharapkan dapat diterjemahkan menjadi langkah perbaikan yang terukur dan selaras dengan arah pengembangan fakultas.
Melalui audit berbasis Renstra dan Renop, Fakultas Teknik dan Informatika diharapkan semakin mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan efektivitas pencapaian sasaran strategis, serta memastikan setiap program kerja memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian visi, misi, dan tujuan Universitas Bina Sarana Informatika.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong penerapan budaya mutu di seluruh unit kerja melalui evaluasi yang objektif, tindak lanjut yang terukur, dan peningkatan berkelanjutan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing. (Safika)