Dari Posyandu hingga Surau, BSI Explore 2026 Makin Dekat dengan Warga

0 37

BSINews, Kubu Raya — Ada fase ketika sebuah tempat yang awalnya terasa asing perlahan mulai terasa akrab. Fase itu mulai dirasakan peserta BSI Explore 2026 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak pada hari keempat pengabdian di Desa Radak Satu, Sabtu (8/8). Bukan hanya menjalankan agenda, mahasiswa mulai terlibat dalam keseharian warga melalui kegiatan Posyandu, edukasi kesehatan, hingga kerja bakti bersama anak-anak.

Berbagi Pengetahuan dari Posyandu

Hari dimulai dengan jalan pagi bersama anak-anak di sekitar desa. Setelah itu, peserta terbagi menjadi dua kelompok untuk memenuhi undangan Babinsa dan menuju Taman Pelangi.

Di lokasi tersebut, mahasiswa bersilaturahmi dengan ibu-ibu PKK sekaligus mengikuti kegiatan Posyandu. Perwakilan mahasiswa menyampaikan edukasi mengenai pentingnya Vitamin A dan obat cacing bagi kesehatan anak.

Baca juga: Perkuat Penjaminan Mutu Pendidikan, Program Studi Akuntansi S1 UBSI Jalani AMI Daring

Humas Tim BSI Explore Desa Radak Satu, Muhammad Ivan Abdullah, mengatakan edukasi tersebut menjadi salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan mahasiswa untuk ikut berbagi pengetahuan kepada masyarakat.

“Kami berupaya hadir untuk memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat, salah satunya melalui edukasi tentang pentingnya Vitamin A dan obat cacing bagi anak-anak yang kami sampaikan di Posyandu,” ujar Ivan dalam rilis yang diterima di Kubu Raya pada Sabtu (8/8).

Sementara sebagian anggota lainnya memilih menghabiskan waktu bersama anak-anak Posyandu. Mereka bermain dan berinteraksi sehingga suasana kegiatan terasa lebih akrab. Agenda kemudian dilanjutkan dengan rapat bersama ibu-ibu PKK untuk membahas dukungan dalam persiapan syukuran malam 17 Agustus, termasuk kebutuhan konsumsi.

Belajar Peduli Lewat Kerja Bakti

Setelah beristirahat, peserta kembali berkegiatan bersama anak-anak SD setempat melalui kerja bakti membersihkan surau. Kegiatan sederhana tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa dan anak-anak untuk belajar bersama tentang kepedulian terhadap lingkungan dan fasilitas yang digunakan masyarakat.

Setelah surau kembali rapi, suasana berubah lebih santai. Peserta bermain bersama anak-anak sambil menikmati es teh dan biskuit hingga menjelang sore.

Bagi peserta, kebersamaan seperti ini menjadi bagian yang tidak kalah penting dari program pengabdian. Sebab, semakin sering berinteraksi, semakin banyak pula cerita dan pengalaman yang mereka temukan dari kehidupan masyarakat desa.

Baca juga: Perkuat Transformasi Digital, UPN Veteran Jatim Lakukan Benchmarking ke UBSI

Hari keempat BSI Explore 2026 pun ditutup dengan satu hal sederhana: rasa bahwa tempat yang beberapa hari lalu masih terasa asing, perlahan mulai terasa lebih dekat. Perjalanan 21 hari di Desa Radak Satu masih panjang, dan hari-hari berikutnya akan membawa mahasiswa pada pengalaman baru bersama masyarakat yang mereka temui. Hal ini menjadi bagian dari semangat UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendorong mahasiswa untuk belajar, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.(Lady Agustine)

Leave A Reply

Your email address will not be published.