Perkuat Penjaminan Mutu Pendidikan, Program Studi Akuntansi S1 UBSI Jalani AMI Daring

0 4

BSINews, Jakarta – Program Studi Akuntansi S1 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) secara daring selama dua hari, yakni pada Selasa–Rabu, 11-12 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam menjaga sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

Audit dilakukan oleh Tim Auditor Internal UBSI yang terdiri atas Dede Firmansyah Saefudin dan Nuzul Imam Fadlilah. Pelaksanaan AMI mencakup lima standar pendidikan, yaitu Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses Pembelajaran, Standar Penilaian, serta Standar Integrasi Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam Pembelajaran.

Kelima standar tersebut menjadi fokus evaluasi untuk memastikan proses akademik di Program Studi Akuntansi S1 UBSI telah berjalan sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan universitas maupun ketentuan penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Program Studi Akuntansi S1 UBSI Jalani Audit Internal, Dorong Peningkatan Mutu Akademik

Meski dilaksanakan secara daring, proses audit tetap dilakukan secara sistematis melalui pemeriksaan dokumen, wawancara, klarifikasi, dan verifikasi data bersama pihak program studi. Skema tersebut memberikan fleksibilitas dalam pelaksanaan audit sekaligus memastikan proses evaluasi tetap berjalan secara objektif dan menyeluruh.

Ketua Program Studi Akuntansi S1 UBSI, Syamsul Bahri, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan AMI yang berjalan dengan lancar. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi program studi untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai capaian sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih dapat dikembangkan.

“Audit Mutu Internal ini menjadi momentum penting bagi kami untuk melakukan refleksi dan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program studi. Meskipun dilaksanakan secara daring, proses audit tetap berjalan dengan baik, transparan, dan konstruktif,” ujar Syamsul.

Ia menambahkan, hasil audit akan menjadi bahan bagi program studi untuk melakukan tindak lanjut, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat keterkaitan antara kegiatan akademik dengan hasil penelitian dan PkM.

“Kami berkomitmen untuk terus menindaklanjuti setiap masukan demi peningkatan mutu pembelajaran, khususnya dalam memperkuat integrasi hasil penelitian dan PkM ke dalam proses pembelajaran mahasiswa,” tambahnya.

Sementara itu, auditor internal Dede Firmansyah Saefudin menilai Program Studi Akuntansi S1 UBSI telah menunjukkan kesiapan yang baik dalam pelaksanaan audit. Menurutnya, dokumen pendukung telah dipersiapkan secara sistematis dan pihak program studi juga kooperatif selama proses evaluasi berlangsung.

“Secara umum, Program Studi Akuntansi S1 UBSI telah menunjukkan kesiapan yang baik dalam pemenuhan lima standar yang diaudit. Dokumentasi tersusun rapi dan tim program studi sangat kooperatif selama proses audit berlangsung,” jelas Dede.

Selain memberikan apresiasi, auditor juga menyampaikan sejumlah catatan sebagai bahan perbaikan bagi program studi. Catatan tersebut antara lain berkaitan dengan konsistensi antara standar proses pembelajaran dan standar penilaian serta optimalisasi integrasi hasil penelitian dosen ke dalam materi perkuliahan.

Baca juga : FEB UBSI Perkuat Budaya Mutu, Tujuh Program Studi Jalani Audit Mutu Internal Serentak

“Beberapa catatan perbaikan kami sampaikan sebagai bahan tindak lanjut, khususnya untuk memperkuat konsistensi antara proses pembelajaran dan penilaian, serta mengoptimalkan integrasi hasil riset dosen ke dalam materi perkuliahan,” tambah Dede.

Hasil Audit Mutu Internal selanjutnya menjadi bahan bagi Program Studi Akuntansi S1 UBSI dalam menyusun rencana tindak lanjut perbaikan mutu. Evaluasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pelaksanaan standar akademik, tetapi juga meningkatkan kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi dan penjaminan mutu eksternal.

Melalui pelaksanaan AMI secara berkala, UBSI terus mendorong penguatan budaya mutu di lingkungan program studi. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pembelajaran serta menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi perkembangan dunia kerja maupun dunia usaha.

Leave A Reply

Your email address will not be published.