UBSI Gelar Bimtek Pengajuan Lektor Kepala dan Guru Besar, Dorong Akselerasi Karier Dosen
BSINews, Jakarta–Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengajuan Jabatan Akademik Lektor Kepala dan Guru Besar di Ruang Auditorium Tambora, Jl Kramat Raya No 98, Kwitang, Senen, Jakarta pada Selasa (20/10). Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–13.00 WIB ini diikuti oleh 83 peserta untuk memperdalam pemahaman terkait mekanisme kenaikan jabatan akademik terbaru.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI menjadikan bimtek ini sebagai langkah strategis dalam merangsang percepatan karier akademik dosen. Pelaksanaan acara mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39/M/KEP/2026 sebagai panduan utama pengajuan jabatan.
UBSI Gelar Bimtek Pengajuan Lektor Kepala dan Guru Besar
Wakil Rektor I UBSI, Dr. Diah Puspitasari, menyampaikan bahwa universitas terus memotivasi para dosen yang telah memenuhi kriteria untuk segera memproses kenaikan jabatan. Langkah ini dipandang krusial dalam memperkuat mutu akademik lembaga.
“Peningkatan jumlah Lektor Kepala dan Guru Besar merupakan langkah penting dalam memperkuat kualitas tridarma perguruan tinggi, reputasi akademik, dan daya saing universitas,” kata Dr. Diah saat sambutan.
Dalam sesi pemaparan, narasumber Dahlia Sarkawi menjelaskan bahwa kelengkapan administratif menjadi fondasi utama pengajuan. Persyaratan tersebut mencakup pemenuhan BKD empat semester berturut-turut, proporsi angka kredit penelitian, pemenuhan IKD, hingga predikat kinerja minimal baik selama dua tahun.
“Dosen perlu memastikan kelengkapan dokumen pendukung, seperti surat pengantar, surat pernyataan pimpinan perguruan tinggi, berita acara persetujuan senat, berita acara komite integritas akademik, dan pakta integritas terkait keabsahan karya ilmiah,” terangnya.
Sementara itu, narasumber Prof. Dr. Mochamad Wahyudi menyoroti pentingnya pemenuhan syarat substantif karya ilmiah. Dosen diimbau memperhatikan kredibilitas jurnal, kesesuaian bidang keilmuan, kebaruan riset, serta batas maksimal uji kemiripan.
Baca juga:Bimtek BSI Explore 2026 Bekali Mahasiswa UBSI Siap Terjun Mengabdi ke Masyarakat
“Selain itu, dosen perlu memastikan tersedianya bukti korespondensi dalam proses penerbitan karya ilmiah, membangun rekam jejak akademik yang kredibel, serta memenuhi persyaratan kapasitas manajerial bagi pengusul jabatan Guru Besar,” jelas Prof. Wahyudi.
Melalui kegiatan ini, UBSI berharap para dosen dapat mempersiapkan berkas pengajuan secara lebih cermat dan presisi. Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu meningkatkan angka keberhasilan kelolosan jabatan fungsional sekaligus memperkokoh kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di masa depan.