Bangun Karakter Pengabdian, UBSI Kampus Tasikmalaya Bekali Peserta BSI Explore 2026
BSINews, Tasikmalaya – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tasikmalaya menggelar kegiatan Pembekalan BSI Explore 2026 pada Selasa (28/7) di Ruang 201 UBSI Kampus Tasikmalaya. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB ini bertujuan membekali mahasiswa dengan kemampuan menyusun program kerja, meningkatkan keterampilan public speaking, serta membangun etika bermasyarakat sebagai bekal menjalankan program pengabdian di desa melalui BSI Explore 2026.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswanya agar siap memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui berbagai program pengabdian. Pembekalan menghadirkan dua narasumber, yakni Miftah Farid Adiwisastra yang membawakan materi penyusunan program kerja dan Dini Silvi Purnia yang menyampaikan materi public speaking. Kegiatan dipandu oleh Egi Azwul Fikri sebagai moderator.
Mahasiswa dipersiapkan menghadapi dinamika masyarakat melalui pembekalan yang komprehensif.
Dalam sesi penyusunan program kerja, Miftah Farid Adiwisastra mengajak peserta memahami pentingnya merancang program yang realistis, terarah, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat agar pelaksanaannya memberikan manfaat yang nyata.
“Lebih baik hanya memiliki satu program kerja, tetapi benar-benar terealisasi, daripada memiliki banyak program namun tidak ada yang terlaksana,” ujarnya dalam keterangan rilis, Selasa (28/7).
Melalui materi tersebut, peserta diajak menyusun program kerja dengan mempertimbangkan kondisi, potensi, dan sumber daya yang dimiliki masyarakat sehingga kegiatan pengabdian dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Pada sesi berikutnya, Dini Silvi Purnia menjelaskan pentingnya kemampuan public speaking sebagai bekal utama saat berinteraksi dengan masyarakat. Selain mendapatkan materi mengenai teknik berkomunikasi dengan berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, orang tua, rekan sebaya, hingga anak-anak, peserta juga mengikuti praktik public speaking untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam menyampaikan pendapat dan membangun komunikasi yang santun.
Baca juga: Mahasiswa UBSI Hadirkan Solusi Cerdas bagi Pengembangan Pembelajaran Digital
Dalam materinya, Dini Silvi Purnia menekankan bahwa kemampuan berkomunikasi yang baik menjadi salah satu kunci keberhasilan mahasiswa saat melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat pembekalan BSI Explore 2026.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membekali mahasiswa agar tidak hanya percaya diri saat berbicara di depan masyarakat, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang santun, menghargai perbedaan, dan menyesuaikan diri dengan budaya di lingkungan tempat mereka mengabdi,” ujar Dini Silvi Purnia.
Menjelang penutupan kegiatan, peserta kembali diingatkan mengenai pentingnya menjaga sikap, menghormati adat istiadat, serta mampu beradaptasi dengan budaya masyarakat setempat. Pesan tersebut disampaikan melalui peribahasa “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” sebagai pengingat bahwa keberhasilan pengabdian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh etika dan kemampuan menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Menutup kegiatan, Dini Silvi Purnia berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama pembekalan ketika menjalankan program BSI Explore 2026 di lokasi pengabdian.
“Saya berharap mahasiswa tidak hanya mampu menyusun dan menjalankan program kerja dengan baik, tetapi juga menjadi pribadi yang komunikatif, mudah beradaptasi, serta menghormati nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Semoga pengalaman selama BSI Explore 2026 menjadi bekal berharga untuk membentuk karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan semangat mengabdi kepada masyarakat,” tutup Dini Silvi Purnia.(Niken)