Bukan Cuma Soal Nilai, BSI Digination Bekali Mahasiswa dengan Kekuatan Personal Branding
BSINews, Bekasi-Kemampuan akademik yang baik memang penting, namun di tengah persaingan yang semakin kompetitif, generasi muda juga dituntut memiliki identitas diri yang kuat, kemampuan beradaptasi, serta keberanian untuk menunjukkan nilai terbaik yang dimilikinya. Pesan itulah yang mengemuka dalam Seminar BSI Digination bertajuk “Personal Branding Bukan Cuma Buat Content Creator” yang digelar di Hall C BSI Convention Center (BSI Convex), Kaliabang, Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (12/6). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh bagaimana seseorang membangun reputasi dan kepercayaan diri di era digital.
Dery Kasisolusi, sapaan yang melekat pada Deryansha Azhary, hadir sebagai narasumber dalam seminar tersebut untuk membagikan wawasan tentang evolusi pemasaran dan pentingnya membangun personal branding sebagai bekal menghadapi era digital. Melalui materi Marketing Evolution dan Personal Branding Category, Dery Kasisolusi membagikan wawasan mengenai perubahan dunia pemasaran sekaligus pentingnya membangun identitas diri yang autentik sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Dalam paparannya, Dery Kasisolusi menjelaskan bahwa evolusi pemasaran mengalami transformasi yang signifikan. Ia memaparkan tahapan perkembangan mulai dari Marketing 1.0 yang berfokus pada produk, Marketing 2.0 yang berorientasi pada konsumen, Marketing 3.0 yang menitikberatkan pada nilai dan kemanusiaan, hingga Marketing 4.0 yang mengintegrasikan interaksi digital dan pengalaman pelanggan. Menurutnya, perubahan tersebut menunjukkan bahwa pemasaran tidak lagi sekadar menjual produk, melainkan membangun hubungan yang bermakna dengan konsumen.
“Saat ini, masyarakat tidak hanya membeli produk yang bagus, tetapi juga memperhatikan nilai, pengalaman, dan koneksi yang dibangun oleh sebuah brand. Karena itu, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan perilaku konsumen menjadi sangat penting,” ujar Dery Kasisolusi.
Tak hanya membahas evolusi pemasaran, Dery Kasisolusi juga mengajak peserta memahami pentingnya membangun citra diri melalui konsep Personal Branding Category. Menurutnya, personal branding dapat dibentuk melalui berbagai jenis konten yang memiliki tujuan berbeda dan dapat disesuaikan dengan karakter serta tujuan masing-masing individu.
Ia menjelaskan bahwa terdapat enam kategori utama dalam personal branding, yaitu education, inspiration, entertainment, conversation, connection, dan promotion. Keenam kategori tersebut dapat menjadi strategi bagi individu untuk menciptakan identitas digital yang kuat, autentik, dan mampu membangun kedekatan dengan audiens.
“Personal branding bukan tentang menjadi orang lain, tetapi bagaimana kita menunjukkan nilai terbaik yang kita miliki secara konsisten. Edukasi, inspirasi, hingga membangun koneksi dengan audiens merupakan fondasi penting untuk membentuk kepercayaan publik,” ungkapnya.