Buka Gerbang Kreativitas: UBSI Kampus Pemuda Bekali Mahasiswa Baru dengan Kekuatan AI Prompting.

0 5

BSINews, Jakarta – Puluhan mahasiswa baru Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pemuda berkesempatan mendalami potensi kecerdasan buatan (AI) dalam dunia kreatif melalui “Workshop Digital Kreatif Mahasiswa Baru” yang mengusung tema “AI Prompting for Digital Creative”.

Acara yang digelar pada Sabtu (12/9/2026), di Kampus UBSI Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, ini menjadi jembatan bagi para mahasiswa untuk memahami bagaimana memanfaatkan AI sebagai alat berkarya.

Baca juga : Transformasi Akuntansi Dimulai dari Sekolah, UBSI Kampus Tegal Gelar Workshop AI

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini menghadirkan Numan Musyaffa, M.Kom., seorang AI Specialist, Asesor, dan Dosen, sebagai narasumber utama.

Dalam sesi yang dipandu oleh Cantika Nur Mutiara, mahasiswa Program Studi Manajemen, Numan Musyaffa memaparkan pentingnya kemampuan memberikan instruksi atau “prompt” yang tepat untuk menggali potensi AI secara maksimal.

Ia menekankan bahwa hasil yang diinginkan sangat bergantung pada kualitas instruksi yang diberikan.

Mahasiswa baru diajak menelusuri berbagai aplikasi AI prompting, mulai dari kebutuhan desain grafis, pembuatan konten, hingga peningkatan produktivitas dalam aktivitas sehari-hari.

“AI bukan untuk menggantikan kreativitas manusia, tetapi menjadi tools yang bisa membantu kita mengembangkan ide. Karena itu, kita harus tahu bagaimana memberikan instruksi yang tepat agar hasilnya sesuai dengan tujuan yang kita inginkan,” ujar Numan Musyaffa, M.Kom.

Lebih dari sekadar teori, workshop ini juga menyertakan sesi praktik langsung.

Peserta diberi tugas untuk membuat desain poster menggunakan AI berdasarkan panduan prompt yang diberikan.

Melalui praktik ini, mahasiswa dapat secara langsung menyaksikan bagaimana instruksi yang mereka masukkan ke dalam tools AI diterjemahkan menjadi visual.

Interaksi ini memperkuat pemahaman mereka akan hubungan erat antara detail instruksi dan hasil visual yang dihasilkan.

Numan Musyaffa lebih lanjut mendorong para mahasiswa untuk berani bereksperimen dengan teknologi AI sejak dini.

“Mahasiswa harus berani mencoba. Jangan hanya menggunakan AI untuk mencari jawaban, tetapi coba manfaatkan untuk membuat sesuatu, seperti desain, konten, atau karya digital lainnya,” tambahnya.

Ia melihat kemampuan beradaptasi dengan teknologi AI sebagai bekal krusial di era digital yang terus berkembang.

Pengalaman praktik pembuatan poster ini memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa tentang bagaimana AI dapat diintegrasikan dalam proses kreatif.

Selain itu, workshop juga membahas pemanfaatan AI untuk content creator dan peningkatan produktivitas, termasuk bagaimana AI dapat membantu dalam pencarian ide, penyusunan konsep, dan penyelesaian pekerjaan secara lebih efisien.

Respon positif dari mahasiswa baru menjadi bukti keberhasilan workshop ini.

Mereka merasa materi yang disampaikan relevan dan memberikan pengalaman belajar yang interaktif.

Praktik langsung dengan teknologi AI ini membuka wawasan baru dan menunjukkan bahwa keterampilan digital dapat terus diasah selama masa perkuliahan.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berupaya memberikan pengalaman pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi.

Baca juga : Workshop Digital Kreatif UBSI Kampus Margonda Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Era Digital

Melalui kegiatan seperti ini, UBSI menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa untuk mampu beradaptasi, berkreasi, dan memanfaatkan teknologi secara bijak.

Diharapkan, dengan bekal pemahaman AI prompting, mahasiswa baru UBSI dapat terus mengeksplorasi berbagai teknologi digital untuk mendukung kegiatan akademik dan menghasilkan karya kreatif yang inovatif di era digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.