Bukan Sekadar Tugas Kuliah: Aplikasi RESERVBUDPAR Buatan Mahasiswa UBSI Siap Optimalkan Pelayanan Wisata Tangerang!

0 6

BSINews, Jakarta – Inovasi teknologi informasi kembali membuktikan perannya dalam transformasi digital pelayanan publik.

Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tangerang berhasil mengembangkan aplikasi bernama RESERVBUDPAR (Reservation Budaya dan Pariwisata) yang secara resmi diserahkan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang pada Rabu, (9/7/26).

Aplikasi ini dirancang khusus untuk mendukung digitalisasi layanan pariwisata, terutama dalam pengelolaan reservasi fasilitas wisata pasca event.

Baca Juga : Mahasiswa UBSI Kampus Tasikmalaya Hibahkan Aplikasi Validasi Absensi untuk Dukung Digitalisasi Layanan Pemerintah

Trihapsari Annida Fitri, mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Tangerang, adalah penggagas di balik aplikasi ini, yang merupakan implementasi dari Tugas Akhir.

Penyerahan resmi ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima antara pihak universitas dan dinas terkait. Robby Adli El Khoiry, Perencana Ahli Pertama pada Bidang Sekretariat Disbudpar Kota Tangerang, menjadi pihak yang menerima langsung aplikasi tersebut.

RESERVBUDPAR hadir sebagai solusi berbasis web untuk mempermudah masyarakat mengajukan penggunaan fasilitas wisata yang dikelola Disbudpar secara daring.

“Aplikasi ini kami rancang agar proses reservasi menjadi lebih sederhana dan terstruktur,” ujar Trihapsari Annida Fitri, pencipta aplikasi. Sistem ini tidak hanya memfasilitasi pengajuan reservasi, tetapi juga membantu pengelolaan data yang lebih rapi, serta memberikan notifikasi status permohonan melalui email otomatis.

Ini diharapkan dapat menjadikan proses pelayanan lebih efektif dan efisien, terutama dalam menindaklanjuti animo masyarakat yang hadir pasca berbagai event pariwisata diselenggarakan.

Lebih dari sekadar sistem reservasi, RESERVBUDPAR juga dilengkapi fitur notifikasi lanjutan H+1, berupa ucapan terima kasih kepada pengguna fasilitas wisata.

Notifikasi ini juga menyertakan tautan menuju sistem kuesioner kepuasan pengunjung. Trihapsari menambahkan, “Fitur ini kami harapkan dapat membantu Disbudpar dalam mengumpulkan masukan dari masyarakat sebagai bahan evaluasi peningkatan kualitas pelayanan, tanpa mengubah mekanisme survei yang sudah berjalan.”

Penyerahan aplikasi ini menjadi bukti nyata bahwa karya akademik mahasiswa UBSI tidak berhenti pada lingkup perkuliahan, namun mampu memberikan solusi implementatif bagi instansi pemerintah.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, inovasi berbasis teknologi informasi diharapkan dapat mempercepat digitalisasi layanan publik dan mempermudah akses masyarakat.

Baca Juga : Mahasiswa UBSI Ciptakan Aplikasi SIPINTER untuk Pengunjung Pabrik Sosro Slawi

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswanya untuk menghasilkan karya inovatif yang memiliki nilai guna bagi masyarakat luas dan dunia industri.

Implementasi aplikasi RESERVBUDPAR ini adalah salah satu wujud komitmen tersebut, sekaligus menunjukkan efektivitas pembelajaran berbasis proyek dalam melahirkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan nyata.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.