Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Tasikmalaya Tingkatkan Daya Saing melalui Sertifikasi Kompetensi Database Administrator
BSINews, Tasikmalaya — Penguasaan kompetensi yang diakui secara profesional menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Untuk memperkuat kesiapan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan Sertifikasi Kompetensi Skema Database Administrator pada 6–7 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan sekaligus memberikan pengakuan kompetensi mahasiswa yang mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Tasikmalaya Tingkatkan Daya Saing melalui Sertifikasi Kompetensi Database Administrator
Pelaksanaan sertifikasi berlangsung secara tertib dan profesional dengan melibatkan empat asesor kompetensi, yaitu Agung Baitul Hikmah, Deddy Supriadi, Miftah Farid Adiwisastra, dan Ai Ilah Warnilah. Keempat asesor melakukan proses asesmen secara objektif berdasarkan unit-unit kompetensi yang terdapat dalam skema Database Administrator.
Dalam proses uji kompetensi, peserta mengikuti berbagai tahapan asesmen, mulai dari praasesmen, observasi praktik, pertanyaan lisan, hingga pengujian pengetahuan. Seluruh tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan peserta memiliki kemampuan yang sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan bagi seorang Database Administrator.
Sertifikasi kompetensi menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan daya saing mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional. Selain menjadi bukti kemampuan teknis, sertifikasi juga memberikan nilai tambah bagi mahasiswa karena kompetensi yang dimiliki telah melalui proses asesmen berdasarkan standar yang berlaku.
Salah satu asesor kompetensi, Ai Ilah Warnilah, menegaskan bahwa proses asesmen dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip valid, objektif, adil, dan transparan.
“Setiap peserta diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kompetensinya. Asesmen dilakukan berdasarkan bukti nyata atas kemampuan yang dimiliki, sehingga hasil sertifikasi benar-benar mencerminkan kompetensi peserta sesuai standar profesi,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Tasikmalaya Selasa (7/7).
Baca Juga : Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Uji Kompetensi Database Bersama Praktisi Industri
Kegiatan sertifikasi juga dihadiri oleh Direktur LSP, Firmansyah, yang memberikan apresiasi terhadap komitmen UBSI Kampus Tasikmalaya dalam mendorong mahasiswa memperoleh pengakuan kompetensi secara formal. Menurutnya, skema Database Administrator menjadi salah satu kompetensi yang memiliki peran penting dalam perkembangan industri teknologi informasi karena data semakin menjadi aset strategis bagi organisasi dan perusahaan.
“Kami di LSP BSI sangat mengapresiasi komitmen dan konsistensi UBSI Kampus Tasikmalaya yang terus mendorong mahasiswanya untuk meraih rekognisi formal di tingkat nasional. Di era industri modern, ijazah saja tidak lagi cukup. Sertifikasi kompetensi yang mengacu pada SKKNI adalah jembatan riil yang menyelaraskan antara kurikulum akademis dengan kebutuhan aktual dunia kerja,” ujar Firmansyah.
Melalui kegiatan sertifikasi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dalam mengikuti proses asesmen kompetensi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan yang telah dipelajari selama perkuliahan. Kompetensi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal tambahan bagi mahasiswa dalam menghadapi proses rekrutmen maupun menjalankan profesi di bidang teknologi informasi.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri. Melalui Sertifikasi Kompetensi Skema Database Administrator, UBSI kampus Tasikmalaya berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja serta mampu menjadi sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. (Safika)