Mahasiswa UBSI Kampus Yogyakarta Hibahkan Aplikasi Rekam Medis Berstandar Nasional kepada PT Lumintu Logic Indonesia

0 7

BSINews, Yogyakarta — Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif kembali membuktikan bahwa karya akademik mampu memberikan manfaat nyata bagi dunia industri. Melalui Tugas Akhir berjudul “Implementasi Standar Fast Healthcare Interoperability Resources Berdasarkan Pedoman Kementerian Kesehatan untuk Alur Rawat Jalan,” mahasiswa secara resmi menghibahkan aplikasi Rekam Medis Elektronik (RME) berstandar nasional kepada PT Lumintu Logic Indonesia, Senin (3/8).

Serah terima aplikasi sebagai wujud kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam mendukung transformasi digital sektor kesehatan. Aplikasi tersebut dikembangkan untuk mendukung implementasi Rekam Medis Elektronik yang terintegrasi dengan platform SATUSEHAT milik Kementerian Kesehatan. Dengan mengadopsi standar Fast Healthcare Interoperability Resources (FHIR), sistem mampu mengintegrasikan berbagai data pelayanan kesehatan, mulai dari data pasien, hasil observasi, diagnosis, hingga tindakan medis ke dalam format yang sesuai dengan standar nasional.

Karya Mahasiswa UBSI Kampus Yogyakarta Jadi Solusi Digital bagi Pengembangan Rekam Medis Elektronik

Aplikasi ini lahir dari pengalaman mahasiswa saat mengikuti program magang di PT Lumintu Logic Indonesia pada semester lima. Selama magang, mahasiswa terlibat langsung bersama tim perusahaan dalam pengembangan implementasi standar FHIR sehingga memperoleh pengalaman nyata mengerjakan proyek industri.

Pengalaman tersebut kemudian dikembangkan menjadi Tugas Akhir yang tidak hanya memenuhi capaian akademik, tetapi juga menghasilkan aplikasi yang memiliki nilai implementasi dan dapat dimanfaatkan oleh mitra industri. Kolaborasi ini menjadi contoh bagaimana proses belajar di perguruan tinggi dapat berjalan selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Yogyakarta, Dr. Anik Andriani, mengatakan bahwa pembelajaran berbasis proyek industri menjadi salah satu strategi kampus dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia profesional.

“Melalui Tugas Akhir berbasis proyek industri, mahasiswa tidak hanya menyelesaikan kewajiban akademik, tetapi juga menghasilkan solusi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Pengalaman ini menjadi bekal penting agar lulusan memiliki kompetensi dan kesiapan untuk berkontribusi di dunia industri,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Selasa (4/8).

Direktur PT Lumintu Logic Indonesia, Happy Hartana, mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan UBSI. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam proyek perusahaan memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi perusahaan dalam mengembangkan solusi teknologi.

Baca juga : SIDESA Karya Mahasiswa UBSI Kampus Solo Raih Medali Perunggu, Hadirkan Solusi Digital untuk Pelayanan Desa

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Program Studi Sistem Informasi UBSI atas kerja sama yang telah terjalin. Mahasiswa dapat terlibat langsung dalam pengembangan proyek bersama tim perusahaan sehingga memperoleh pengalaman yang sangat berharga. Model kolaborasi seperti ini layak menjadi contoh karena mampu menjembatani kebutuhan kampus dengan dunia industri,” ungkapnya.

Melalui serah terima aplikasi ini, UBSI Kampus Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang berorientasi pada praktik dan kebutuhan industri. Hasil Tugas Akhir mahasiswa tidak hanya menjadi syarat kelulusan, tetapi juga mampu berkembang menjadi inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi transformasi digital, khususnya dalam mendukung implementasi layanan kesehatan berbasis standar nasional di Indonesia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.